Ikuti kami

Facebook
Instagram
Instagram
Artikel Berita Haji & Umrah Tips

Pergi Umrah Saat Hamil? Yuk Ikuti Tips Ini Agar Aman

muslimtravelgirl

Melaksanakan ibadah umrah bisa dilakukan kapan saja, termasuk ketika tengah hamil. Meskipun tidak ada larangan umrah bagi wanita yang tengah mengandung, namun tetap saja membutuhkan perhatian yang lebih.

Nah, untuk Sahabat yang ingin melaksanakan umrah saat hamil, berikut ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar ibadah umrah berjalan dengan lancar

1. Konsultasi dengan Dokter

Penting untuk ibu hamil yang akan berangkat umrah ke tanah suci untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan. Kapan waktu yang baik untuk bisa berangkat ke Tanah Suci. Umumnya sebelum kehamilan mencapai lebih dari 14 minggu, ibu hamil tidak dianjurkan untuk menjalani perjalanan udara.

Oleh karenanya pastikan kesehatan janin dan jadwalkan keberangkatan di trimester kedua. Biasanya di awal trimester kedua, gejala mual dan muntah juga akan berkurang. Nantinya pasti akan sangat membantu khusyu’nya ibadah Anda saat berada di tanah suci.

2. Rutin Olahraga Ringan

Umrah saat hamil berbeda dengan liburan. Melaksanakan umrah tentunya lebih menguras tenaga. Beberapa kegiatan fisik harus dilakukan, seperti thawaf dan sa’i. Belum lagi jika melaksanakan umrah dengan cuaca yang panas. Panas di Tanah Suci dengan panas di Indonesia tentu berbeda.

Untuk mengatasinya, ada baiknya sebelum berangkat Umrah melakukan beberapa olahraga ringan yang sudah disarankan oleh dokter. Jangan lupa juga untuk mengonsumsi makanan bergizi.

3. Nyamankan Diri di Pesawat

Ibu hamil itu rentan dengan pegal-pegal, apalagi kalau duduk dalam waktu lama di dalam pesawat. Hal ini tentunya bikin nggak nyaman banget kan.

Nah solusi untuk hal ini adalah sebisa mungkin Anda harus berusaha membuat diri nyaman dalam pesawat. Mungkin jika pegal, Anda bisa berdiri sebentar untuk menuju kamar mandi sambil berjalan – jalan kecil supaya tidak bosan dan kaku. Pastikan juga posisi kaki Anda nyaman agar tidak bengkak dan kram.

4. Pilih Penerbangan Langsung dan Hotel Dekat Masjid

Utamakan memilih penerbangan langsung agar tidak kelelahan nantinya. Usahakan selama penerbangan, Anda bisa berjalan-jalan di lorong pesawat dan melakukan stretching setiap satu jam sekali.

Untuk penerbangan dengan jarak jauh seperti umrah, biasanya dokter memberikan obat pengencer darah agar darah tidak bertumpuk di kaki karena adanya tekanan udara dalam kabin pesawat.

Usahakan pula untuk memilih tempat menginap yang dekat dengan Masjidil Haram. Hal ini akan sangat membantu agar tidak perlu berjalan jauh dari hotel untuk beribadah di masjid.

Dengan pemilihan akomodasi dan tempat tinggal yang optimal, maka ibadahpun akan semakin lancar

5. Jangan Memaksakan Diri

Umrah saat hamil tentu menguras fisik lebih banyak.  Di sisi lain,  kondisi hamil juga membuat Anda akan mudah lelah. Untuk menghindari kelelahan, Anda bisa menyewa kursi roda untuk mobilitas selama menjalankan ibadah umrah.

Namun, jika Anda merasa masih sanggup, Anda bisa tetap berjalan sendiri, namun jangan memaksakan diri untuk mencium hajar aswad maupun masuk untuk salat di Hijir Ismail. Keduanya merupakan sunnah, namun menjaga diri dan janin adalah wajib.

Untuk sholat pun, jika merasa kesulitan, jangan khawatir. Di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi terdapat banyak kursi lipat yang diperuntukkan bagi lansia. Anda bisa mengambil salah satunya untuk dipergunakan selama sholat.

6. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh

Cuaca panas nan kering adalah salah satu cobaan terberat yang ada di tanah suci. Bayangkan saja, seseorang yang terbiasa dengan iklim tropis pasti akan kesusahan untuk menjalani hari di tanah suci.

Untuk itu jemaah umrah wajib mencukupi kebutuhan air minum selama berada di sini. Terlebih untuk Anda yang sedang hamil. Mereka yang hamil pasti membutuhkan tenaga ekstra untuk beribadah di sana. Oleh karenanya, cukupkan konsumsi air putih di tanah suci. Jangan sampai lupa untuk minum setidaknya 8 gelas per hari. Biasakan diri dari sekarang untuk mencukupkan kebutuhan air minum Anda.