Home » Arsip » WOW! Demi Ke Tanah Suci, Pria Ini Rela Berjalan Kaki Selama Hampir 1 Tahun
  • iklan-perlengkapan-haji-square-1.jpg

Ikuti kami

Facebook
Instagram
Instagram

Artikel Populer

Dapatkan Produknya disini

Artikel

WOW! Demi Ke Tanah Suci, Pria Ini Rela Berjalan Kaki Selama Hampir 1 Tahun

Utama

Haji adalah rukun Islam yang kelima setelah syahadat, salat, zakat dan puasa. Dan hampir seluruh umat islam, memiliki keinginan untuk bisa ke tanah suci dan menyempurnakan rukun Islam. Meski begitu, ibadah haji adalah ibadah khusus. Artinya ibadah ini hanya bisa ditunaikan bagi orang yang mampu, baik secara finansial, lahir dan batin.

Kebanyakan orang terhalang untuk menyempurnakan ibadah ini tidak lain karena urusan finansial. Memang, untuk bisa melaksanakan haji sedikitnya kita harus memiliki uang 38 juta. Lalu hal apa yang harus dilakukan ketika kita tetap menginginkan ibadah haji dengan kondisi ekonomi yang tidak mumpuni?

Senad Hadzic (53) memilih untuk berangkat ke tanah suci dengan berjalan kaki dari tempat tinggalnya di Bosnia. Meski begitu, alasannya dengan berjalan kaki ini bukan semata-mata karena ia tidak punya uang. Hadzic mengaku bahwa apa yang ia lakukan ini merupakan perintah dari Allah untuk melaksanakan haji dengan berjalan kaki.

1

Sumber: Banjarmasin Post

Seorang muslim warga Bosnia tercatat melaksanakan perjalanan menuju Arab Saudi pada tanggal 10 Desember 2011 lalu. Perjalan yang ia tempuh sendiri kurang lebih 5.700 km atau sekitar 3450 mil melewati 7 negara yang berbeda: Bosnia, Serbia, Bulgaria, Turki, Suriah, Yordania dan Arab Saudi.

Dengan membawa ransel seberat 20 kg berisi keperluan pribadi, ia berangkat dari rumah hanya dengan membawa 200 euro atau sekitar 3.461.376 rupiah (saat ini). Bukan uang yang banyak tentunya.

2

Sumber: sarajevotimes

Di akuinya, Hadzic tidak bawa minuman atau makanan. Tas ransel besar yang ia bawa, ternyata hanya berisi baju, obor, peta, matras, bendera dari 7 negara yang dilaluinya dan tentu saja Al-Qur’an.

Untuk istirahat sendiri, Hadzic lebih sering mampir ke masjid, taman, atau dijalan. Bahkan niatnya yang kuat justru menginspirais banyak orang. Ia juga sempat menerima kedermawanan orang-orang, mulai dari air minum, makanan, bahkan ia juga sempat ditawari untuk menginap.

Setelah melewati hari-hari yang panjang, Hadzic akhirnya sampai di kota yang ia impikan (Mekah) pada Sabtu, 20 Oktober 2012. Artinya perjalanan dari rumahnya (Bosnia) ke tanah suci ditempuh dalam waktu 314 hari atau hampir satu tahun lamanya.

3

Sumber: caramudahkebaitullah

Meski begitu, Hadzic tetap semangat dalam menjalankan ibadah hajinya. Ia juga mengaku perjalanan panjangnya tidak membuatnya merasa lelah. Bahkan ia merasa, hari itu adalah hari terbaiknya.

Sebenarnya, kisah inspiratif seputar haji bukan hanya dimiliki oleh Hadzic. Di Indonesia sendiri, kisah inspiratif soal haji juga menjadi buah bibir setiap harinya. Artinya, haji sebenarnya tidak melulu harus bermodal uang banyak. Dengan niat yang kuat, banyak orang akhirnya bisa berhaji meski dari latar belakang finansial yang kurang baik.