Ikuti kami

Facebook
Instagram
Instagram
Artikel

WOW! Begini Kesan Menag Lukman Hakim Setelah Masuk Ruangan Dalam Kakbah

Utama

Bagi sebagian orang, bisa ikut menunaikan haji merupakan satu hal yang istimewa. Lalu bagaimana jika Anda diberikan kesempatan untuk masuk ke dalam ruangan Kakbah?

Adalah Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang pada 25 September lalu mendapat kehormatan untuk memasuki ruang bagian dalam Kakbah. Wah pastinya akan menjadi momen yang tidak akan terlupakan. Sebab tidak semua orang bisa mendapat kesempatan melihat dengan mata telanjang seperti apa ruangan di dalam Kakbah. Nah, Pemerintah Saudi secara khusus memberikan kesempatan kepada Menag bersamaan dengan momen pencucian Kakbah.

01

Sumber: haji.kemenag.go.id

“Alhamdulillah pagi hari ini, saya selaku Menag yang juga amirul hajj pada penyelenggaraan haji tahun ini, merasa bersyukur berkesempatan untuk memenuhi undangan Menteri Haji untuk ikut masuk ke dalam Kakbah,” terang Menag.

Sebenarnya moment pencucian Kakbah dilakukan bukan hanya sekali. Tahun-tahun sebelumnya pemerintah sendiri selalu rutin melakukan pembersihan kepada Kakbah. Bahkan untuk kiswah (penutup) Kakbah sendiri, hampir setiap tahun diganti. Biasanya ketika jamaah haji hendak melaksakanan wukuf. Dengan kata lain, kiswah diganti pada saat area sepi dari aktivitas.

Pada kesempatan kali ini, pencucian Kakbah sendiri dilakukan pagi hari, jelang memasuki waktu Dhuha. Dipimpin Gubernur Makkah Prince Kholid Al Faishal, sejumlah tokoh, termasuk Menag Lukman diberi kesempatan untuk melihat bagian dalam bangunan yang menjadi kiblat umat muslim dunia.

Lukman mengaku beberapa saat diperkenankan masuk Kakbah, selanjutnya menunaikan salat dua rakaat sebanyak empat kali karena di setiap bidang, di setiap sudut dia melakukan salat dua rakaat.

“Kami juga memanjatkan doa terbaik bagi bangsa dan negara Indonesia tercinta agar ke depan bangsa dan seluruh masyarakat Indonesia senantiasa mampu meningkatkan kualitas hidupnya, meningkatkan kesejahteraannya,” tutur Menag.

Berkesempatan memasuki Kakbah, menurut putra mantan Menag KH Saifuddin Zuhri (alm) tidak semata kehormatan bagi dirinya, tapi juga bagi seluruh bangsa Indonesia. “Kami sampaikan terima kasih kepada Pemerintah Saudi Arabia yang sudah memberikan kesempatan sekaligus kehormatan ini,” ujarnya.

Dijelaskan Menag, bagian dalam Kakbah sangat bersih dengan lapisan marmer pada dinding dan lantai. Aroma ruangannya juga sangat wangi. Pengalaman pertama memasuki Baitullah ini memberi kesan mendalam yang menurut Menag tidak mudah diungkapkan.

“Kiblat semua Muslim di dunia itu adalah Kakbah. Ketika kita memasuki, tentu kita memiliki kesan tersendiri yang luar biasa,” kenangnya.