Ikuti kami

Facebook
Instagram
Instagram
Artikel Informasi Penting

Tersesat Di Masjidil Haram? Cukup Lakukan 5 Hal-Hal Ini

Utama (1)

INFOHAJI.co.id – Sahabat InfoHaji, tersesat di Masjidil Haram sebenarnya bukanlah hal yang baru. Bahkan bukan hanya satu atau dua orang. Hampir setiap tahun pasti ada saja jamaah yang mengalami hal demikian. Bahkan ketika umrah, yang jamaahnya tidak sebanyak di musim haji, tetap saja ada yang kebingungan. Misalnya mencari pintu keluar.

Hal demikian tentu bukan hal yang aneh. Sebab terkadang, kamu masih mungkin tersesat ketika mengunjungi mall yang super luas. Misalnya AEON Mall. Atau kamu tersesat ketika mengunjungi Gelora Bung Karno. Apalagi di Masjidil Haram yang notabene-nya memiliki tempat yang teramat luas.

Lalu bagaimana menghadapi hal ini?

1. Tetap tenang dan tidak perlu panik

1 (3)

Sumber: esqtours.com

Ketika akhirnya kita benar-benar tersesat di Masjidil Haram, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah tidak perlu panik dan bingung. Sebab jika kamu bingung, kamu justru akan cenderung melakukan hal-hal yang makin menyulitkan. Berlari ke sana dan kemari. Apalagi hampir semua jamaah menggunakan pakaian putih semua dan hampir tidak ada perbedaan.

2. Carilah petugas terdekat

imgonline-com-ua-CompressToSize-TDoT9ukl230YW

Sumber: haji.kemenag.go.id

Setelah kamu mulai tenang, cobalah melihat sekitar kamu. Sebab saat musim haji, banyak petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Sektor Khusus Masjidil Haram yang akan bertugas selama 24 jam penuh melakukan patroli di sekitar Masjidil Haram untuk membantu para jamaah.

Para petugas tersebut akan sangat mudah dikenali karena tidak mengenakan pakaian ihram seperti jamaah haji umumnya. Mereka akan mengenakan rompi dengan bertuliskan “Petugas Haji Indonesia.”

3. Jangan ragu mendatangi petugas

3

Sumber: haji.kemenag.go.id

Kamu sebaiknya tidak ragu untuk mendatangi petugas dan melapor jika memang terpisah dari rombongannya sehingga dapat diantar ke pemondokan ataupun terminal bus shalawat yang akan membawanya ke pemondokan.

4. Selalu gunakan gelang identitas

Seorang calon haji menunjukkan gelang identitas sebagai penanda di Asrama Haji Embarkasi Medan, Sumatera Utara, Jumat (28/8). Gelang tersebut sebagai penanda identitas jemaah haji Indonesia di tanah suci. ANTARA FOTO/Septianda Perdana/pras/15
Seorang calon haji menunjukkan gelang identitas sebagai penanda di Asrama Haji Embarkasi Medan, Sumatera Utara, Jumat (28/8). Gelang tersebut sebagai penanda identitas jemaah haji Indonesia di tanah suci. ANTARA FOTO/Septianda Perdana/pras/15
Sumber: beritagar.id

Kamu sebaiknya tidak pernah lupa untuk memakai gelang identitas serta membawa kartu bus dan nomor pemondokan karena akan memudahkan petugas menentukan pemondokan ataupun kelompok jamaah. Begitu kamu terpisah, petugas akan dengan mudah menyatukan kamu kembali ke rombongan kamu, atau mengantarkan kamu ke pemondokan.

5. Berdoa dan mohon ampun kepada Allah

5

Sumber: independent.co.uk

Tidak dipungkiri, momen tersesat merupakan bentuk dari timbal balik atas perbuatan yang pernah kamu perbuat. Bisa jadi hal ini tidak kamu sadari. Beberapa jamaah haji juga sempat mengalami hal ini. Mereka merasa bahwa mungkin ini adalah teguran yang diberikan oleh Allah. Karena itu, segera pejamkan mata dan sesali apa yang sudah kamu perbuat (baik itu disengaja ataupun tidak).

Beberapa jamaah yang mengalami tersesat, kemudian melakukan istighfar (memohon ampun) kepada Allah, akhirnya dipertemukan jalan keluar.

Nah, itulah 5 hal yang bisa kamu lakukan ketika kamu tersesat di Masjidil Haram. Sebarkan artikel ini agar banyak teman dan kerabat kamu bisa lebih nyaman beribadah di Tanah Suci.