Ikuti kami

Facebook
Instagram
Instagram
Artikel

Ternyata Seperti Inilah Tempat Sholat Imam Masjidil Haram Yang Jarang Diketahui

Utama

INFOHAJI.co.id – Sahabat InfoHaji, pasti kamu tidak asing dengan suara murattal salah seorang imam di Masjidil Haram, misalnya Syaikh Suud Shuraim. Ketika melantunkan bacaan Al-Qur’an, suara khas beliau seolah tidak bosan untuk dinikmati. Dengan intonasi sedang, membawa pendengar semakin kagum akan kebesaran kitab suci umat Islam.

Bacaannya yang merdu kadang membuat kita benar-benar menghayati setiap gerakan sholat. Kita dibuat khusuk untuk, bahkan tak sedikit juga kita meneteskan air mata tatkala sampai pada ayat-ayat tertentu. Meski begitu, banyak diantara kita yang tidak tahu dimana tempat imam sholat berada.

Untuk tempat sholat imam Masjidil Haram, tidak seperti masjid yang lain, dimana tempat imam memimpin shalat telah disediakan secara khusus.

1

Sumber: Abc Sadong

Di sini imam Masjidil Haram diberikan ruangan istimewa yang tak terlalu besar, hanya sekira 10 x 10 meter persegi. Di sekelilingnya terdapat partisi yang terbuat papan kayu berplitur coklat. Ada ornament khas masjid dan kaligrafi lafadz Allah di beberapa bagiannya. Di bagian depan, terdapat mimbar yang terbuat dari kayu, juga berwarna coklat. Lokasinya ada di lantai dasar Masjidil Haram, menghadap di sisi kakbah antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad.

Untuk mencapai tempat ini, kita bisa masuk melalui Gerbang Ismail (Ismail Gate), dan turun ke bawah melalui eskalator. Pintu ini berada di samping Gerbang Ajyad yang berdekatan dengan King Abdul Aziz Gate. Tak sulit menemukan gerbang ini, karena berada persis di depan Zamzam Tower, bangunan besar dengan jam raksasa di depan Masjidil Haram.

Sementara itu untuk posisi imam sendiri sangat bergantung dengan banyak atau tidaknya jumlah jamaah yang menjadi makmum. Karena itu terkadang imam ada di depan, merapat ke Ka’bah, pada saat jumlah jamaah membludak, tetapi terkadang posisi imam berada ditengah pelataran tempat thawaf, pada saat jumlah jamaah tidak terlalu banyak.

Kerena posisi imam shalat bisa berpindah-pindah, maka dibeberapa tempat telah dipersiapkan lobang-lobang khusus untuk menancapkan jack microphone. Lobang-lobang ini ada dibagian depan dekat dengan ka’bah, juga ada dibagian tengah pelataran tempat thawaf. Microphone yang dipergunakan untuk shalatpun tidak serta merta memiliki tempat khusus, mengingat begitu ramainya pelataran tempat thawaf, karena itu setiap akan dilaksanakan shalat lima waktu, microphone akan dibawa kedepan, dan setelah shalat selesai dilaksanakan, microphone akan dibawa kembali ketempat sound sytem yang berada dilantai dua Masjidil Haram.

Sebagai pusat ibadah umat Islam, Masjidil Haram memang sebuah masjid yang sangat kompleks, high tech dan indah, disamping memiliki daya tarik spiritual yang akan memunculkan kesan yang tak terlupakan seumur hidup.