Home » Arsip » Pesona Kota Suci Makkah, Magnet Bagi Jutaan Umat Muslim di Dunia
  • iklan-perlengkapan-haji-square-1.jpg

Ikuti kami

Facebook
Instagram
Instagram

Artikel Populer

Dapatkan Produknya disini

Zam-zam

Mulai dari Rp. 30.000

Beli
Kurma

Mulai dari Rp. 13.000

Beli
Oleh-oleh Haji

Mulai dari Rp. 17.000

Beli
Artikel

Pesona Kota Suci Makkah, Magnet Bagi Jutaan Umat Muslim di Dunia

jabal-rahmah-mecca-saudi-arabia+1152_13072675890-tpfil02aw-28513

Kota Suci Makkah, sebuah kota yang menjadi magnet bagi jutaaan umat muslim di dunia. Sebuah kota dengan daerah yang gersang dimana tidak ada tumbuhan yang tumbuh dan disertai cuaca yang terik dan curah hujan yang rendah namun tetap memiliki tempat tersendiri dan senatiasa dirindukan oleh setiap hati orang-orang yang beriman.

Setiap tahunnya kota ini selalu dipadati oleh umat muslim dari berbagai belahan dunia, terutama saat musim haji berlangsung. Lautan manusia berkumpul dan memanjatkan doa kepada Sang Pencipta, memohon ampun atas segala dosa yang telah dilakukan. Dengan balutan busana serba putih, mereka bersama-sama dan serentak melaksanakan setiap ritual ibadah haji/umroh sebagaimana yang diajarkan dan dicontohkan oleh Nabi Muhammad S.A.W.

Selain sebagai kota yang menjadi tempat pelaksanaan ibadah haji dan umroh, kota ini juga dikenal sebagai awal mula dimana kehidupan manusia dimulai. Tempat dipertemukannya Nabi Adam a.s beserta Siti Hawa setelah diturunkan dari Surga oleh Allah SWT dan terpisah selam ratusan tahun. Keduanya dipertemukan kembali disebuah tempat bernama Jabal Rahmah yang terletak di bagian timur Padang Arafah di kota Makkah. Setelah pertemuan tersebut, Nabi Adam dan Siti Hawa melanjutkan hidup mereka dan melahirkan anak-anak keturunannya samapi sekarang.

Jabal Rahmah memiliki daya tarik tersendiri bagi sebagian umat muslim. Meski para ulama telah menegaskan bahwa berziarah ke Jabal Rahmah bukanlah hal yang disunnahkan apalagi diwajibkan, nyatanya banyak penziarah berdatangan dan memanjatkan doa di sana.

Di kota ini pula, dibangun sebuah masjid terbesar di dunia yaitu Masjidil Haram yang menjadi pusat kota Makkah. Dimana didalamnya terdapat bangunan utama yang menjadi arah kiblat umat muslim pada waktu shalat, bernama Ka’bah. Pada awalnya, masjid ini dibangun pertama kali oleh Sayyidina Umar bin Khattab pada tahun 638 M dan telah mengalami pembaharuan dan perluasan dari masa kemasa.

Sebagai salah satu kota yang menjadi saksi sejarah perkembangan agam islam, kota Makkah memiliki beberapa destinasi wisata religi yang banyak diminati oleh para penjiarah dari berbagai belahan dunia. Berikut ini adalah sejumlah tempat bersejarah di Tanah Suci Makkah:

  1. Jabal Nur dan Gua Hira

Jabal Nur adalah sebuah gunung yang terletak di sebelah tenggara, tepatnya 4 km dari kota Makkah. Tinggi puncak Jabal Nur kira-kira 200 meter, dimana disekelilingnya terdapat sejumlah gunung, bukit batu dan jurang.

Sekitar 5 meter dari pucak gunung, terdapat sebuah lubang kecil yang disebut Gua Hira. Sebuah tempat dimana Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama yaitu surat al-‘alaq ayat 1-5, yang dibawa malikat Jibril. Untuk bisa sampai ke puncak, dibutuhkan waktu sekitar 1 hingga 1.5 jam dengan melwati bebatuan yang terjal dan licin.

  1. Jabal Tsur

Sekitar lima kilometer dari kota Makkah, ada sebuah barisan bukit batu yang bernama Jabal Tsur yang merupakan perbukitan tertinggi di Makkah. Bukit ini mempunyai tiga puncak yang saling berdekatan dan menyambung, dimana terdapat salah satu gua bersejarah, yaitu Gua Tsur, yang menjadi tempat persembunyian Nabi Muhammad SAW bersama Abu Bakar dari kejaran kaum kafir Quraisy saat hendak hijrah ke Madinah.

Kondisi medan bukit yang terjal, serta waktu tempuh yang cukup lama, sekitar 2-3 jam untuk bisa mencapai gua tersebut, membuat pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan tentang larangan naik ke Jabal Tsur. Hal ini dilakukan semata-mata untuk keselamatan para penjiarah. Kini, para wisatawan hanya bisa menyaksikan Jabal Tsur dari bawah bukit.

  1. Suquq Lail – Tempat Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Rosulullah SAW diyakini lahir di kaki Jabal Abi Qubais yang terletak di kampung Suquq Lail, Makkah. Namun pada tahun 1370/1950 M, tempat tersebut dijadikan perpustakaan atas permintaan Syeikh Abbas AlQattan yang menjabat sebagai gubernur Makkah pada saat itu. Permintaanya tersebut, kemudian disetujui oleh pemerintah Arab Saudi dengan syarat wakaf ini tidak bisa dijual belikan atau disewakan, tidak bisa dihadiahkan kepada siapapun dan tidak bisa ditukar atau dipinjamkan pada siapapun.

Sejumlah pihak mengatakan, alasan dibalik dibuatnya perpustakaan tersebut adalah untuk menghindari pemujaan oleh sebagian umat muslim terhadap tempat yang dipercaya sebagai lokasi kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Menurut Sirah an-Nabawiyah, tempat kelahiran Nabi Muhammad itu dulunya dikenal dengan lembah Abu Thalib. Ketika Nabi Muhammad SAW berhijrah ke Madinah, rumah itu ditempati oleh Aqil bin Abi Thalib, yang kemudian diikuti oleh anak keturunannya. Selanjutnya, rumah itu dibeli oleh Khizran.

Dalam perkembangannya, di lokasi tersebut sempat dibangun sebuah masjid oleh Al-Khaizuran, ibu dari Khalifah Harun al-Rasyid, khalifah kelima Dinasti Abbasiyah yang berpusat di Baghdad. Namun, bangunan itu kemudian dihancurkan dan dijadikan perpustakaan oleh Syekh Abbas Ottoman (1370 H/1950 M).

Kini, kaum Muslimin dengan mudah mengenali tempat itu karena diatasnya tertulis Maktabah Makkah al-Mukarramah yang berarti perpustakaan Makkah al-Mukarramah.

  1. Masjid Jin

Destinasi wisata islami selanjutnya yang bisa Anda kunjungi ketika berkunjung ke Tanah Suci adalah Masjid Jin. Dikatakan Masjid Jin, karena masjid ini pernah menjadi tempat para jin melakukan bai’at kepada Rasulullah dan menyatakan keimanan mereka atas kerasulan Muhammad. Sehingga tidak sedikit orang menyebut masjid ini dengan sebutan Masjid al-Bai’ah. Selain itu, di masjid ini juga Rasulullah pernah mendapatkan wahyu QS. Al-Jin ayat 1-2. Masjid Jin terletak di kota Makkah, tepatnya dari Masjidil Haram berjarak sekitar 1 km atau sekitar 100 meter dari Komplek Makam Ma’la, dimana tempat Siti Khadijah dimakamkan.

Dan masih banyak situs bersejarah lainnya yang harus Anda kunjungi di Tanah Suci Makkah. Semoga bermanfaat!

 

Products you may be interested in;

Serbuk Kurma Hijau Lollen

Rp. 65.000

Beli
Coklat Batang Kurma

Rp. 10.000

Beli
Biskuit Kurma Maamoul – Al Batal

Rp. 68.800

Beli
Sari Kurma SKV

Rp. 25.000

Beli
Coklat Kurma

Mulai dari Rp. 20.000

Beli