Ikuti kami

Facebook
Instagram
Instagram
Berita Haji & Umrah Tips

Persiapkan Fisik Anda Sebelum Menunaikan Ibadah Haji dengan Tips Berikut Ini

makkah-view

Melaksanakan ibadah Haji menjadi impian semua umat muslim di dunia, termasuk Indonesia. Salah satu syarat wajib melaksanakan ibadah haji adalah kemampuan jamaah. Yang dimaksud mampu bukan hanya dalam hal dana atau perbekalan saja melainkan kondisi fisik yang prima juga termasuk dalam syarat tersebut.

Sebab, pelaksanaan haji memang cukup menguras tenaga. Beberapa rangkaian ibadah menuntut jamaah memiliki kondisi fisik yang kuat. Contohnya seperti thawaf; sa’i sebanyak tujuh putaran, hingga proses lempar jumroh.

Untuk itu, persiapan fisik sebelum melaksanakan ibadah haji perlu dilakukan oleh Anda yang sebentar lagi akan berangkat ke tanah suci. Tujuannya adalah agar Anda dapat melaksanakan rangkaian ibadah yang termasuk dalam rukun Islam ini dengan lancar. Belum lagi suhu udara di Mekkah terkenal panas dan terik. Rugi untuk Anda bila tidak menyiapkan fisik Anda dengan sebaik-baiknya.

Berikut adalah 6 tips untuk mempersiapkan fisik Anda sebelum menunaikan ibadah Haji

1. Pola Makan

Mengatur pola makan menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan oleh jamaah. Para calon jamaah Haji harus menerapkan makanan pola sehat agar asupan gizi dapat terpenuhi setiap harinya. Mereka harus membiasakan diri untuk makan dengan lauk pauk lengkap yang mengandung tinggi protein seperti daging-dagingan ataupun telur, cukup karbohidrat dari nasi, ubi, kentang, pasta ataupun buah-buahan dan lemak dari kacang, biji, atau susu dan turunnya seperti keju, kemudian serat dari buah maupun sayuran.

Buah dan sayuran hendaklah menjadi menu sehari-hari karena kaya akan vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Tidak lupa kebutuhan cairan juga harus terpenuhi. Setidaknya Anda harus minum 2 liter per hari.

2. Olahraga rutin

Olahraga rutin menjuadi rutinitas wajib yang harsu dilakukan para calon jamaah Haji. Setidaknya satu bulan sebelum keberangkatan, Anda sudah melakukan rutinitas ini agar fisik Anda kuat nantinya. Tidak perlu melakukan olahraga yang terlalu berat, Anda bisa jalan pagi setiap harinya.

Ingat, kegiatan ibadah haji lebih banyak dilakukan dengan berjalan kaki, jadi berolahraga dengan berjalan kaki akan melatih otot-otot Anda sdehingga tidak kaget nantinya. Bila Anda orang yang sibuk, naik turun tangga darurat gedung kantor bisa jadi penggantinya. Selain itu, Anda bisa juga mencoba olahraga lain seperti berenang. Jelas berenang membutuhkan pergerakan kaki secara konstan sehingga melatih otot kaki Anda. Renang juga melatih pernafasan Anda sehingga nanti Anda tidak mudah ngosh-ngoshan.

3. Cek Kesehatan Secara Menyeluruh

Banyak orang yang menganggap rasanya tidak perlu menjalani pemeriksaan secara menyeluruh ketika akan menjalani ibadah Haji. Namun sebenarnya general check up sangatlah penting dilakukan untuk mengetahui apakah tubuh Anda dalam kondisi sehat ketika menjalani ibadah haji dan umroh nanti. Dengan melakukan general check up Anda bisa melakukan antisipasi dan mengobati secara dini penyakit yang bisa saja timbul entah karena kondisi tubuh yang lelah atau lingkungan baru.

4. Vaksinasi Meninghitis dan Influenza

Penyakit Meninghitis dan Influenza tersebar melalui virus. Sejak tahun 2002 Pemerintahan Kerajaan Arab Saudi mewajibkan vaksin terhadap dua penyakit tersebut untuk seluruh jamaah dari negara mana pun, baik yang endemik maupun tidak. Untuk para jamaah Indonesia, Anda bisa melakukannya di Bandara-bandara yang menyiapkan klinik khusus vaksinasi. Di Jakarta sendiri, klinik khusus vaksinasi berada Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur dan Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Beberapa biro perjalanan haji dan umroh biasanya memasukan vaksinasi meninghitis dan influenza ke dalam paket perjalanan mereka.

Jadi pastikan sebelum melakukan perjalanan Haji, Anda sudah melakukan vaksinasi ya!

5. Istirahat yang Cukup

Istirahat yang cukup tentu merupakan suatu keharusan agar tubuh tetap fit sepanjang hari. Hal ini juga yang harus dilakukan para jamaah Haji. Calon jamaah harus memiliki kebiasaan istirahat yang baik atau dengan kata lain, kualitas dan kuantitas tidur haruslah terpenuhi. Caranya adalah dengan tidur dalam waktu yang hampir sama setiap malam, yaitu dalam rentang waktu 8-11 malam dengan durasi tidur selama 6-8 jam.

6. Tinggalkan kebiasaan tidak sehat

Bagi Anda seorang perokok, sebaiknya cepat-cepat menghentikan kebiasaan merokok Anda. Di Mekah, Anda dilarang keras untuk merokok. Bahkan jika Anda nekat merokok, Askar atau polisi penjaga akan memberi hukuman dengan membayar dam atau denda yang telah ditetapkan. Selain itu, merokok dapat membuat saluran pernapasan Anda memburuk. Akibatnya Anda akan cepat lelah ketika menjalani ibadah haji dan umroh nanti. Selain merokok, Anda juga harus mengurangi kebiasaan mengkonsumsi makanan instan. Hal ini dilakukan untuk menjaga tubuh agar tetap sehat sampai hari keberangkatan tiba.