Ikuti kami

Facebook
Instagram
Instagram
Artikel

NGERI! Kuliner Di Arab Saudi Ini Bikin Ngilu. Nomor 3 Paling Extrem

Utama

INFOHAJI.co.id – Sahabat InfoHaji, bicara soal kuliner, Arab Saudi gak perlu ditanya. Sebab setiap makanannya, kaya akan rempah-rempah seperti jinten, pala, cengkeh, dan kapulaga. Dari rempah-rempah ini, makanan Arab Asaudi memiliki rasa dan aroma yang sangat kuat.

Bicara soal makanan khas Arab Saudi, masyarakat di Indonesia sendiri sudah cukup familiar dengan makanan khas bumi para nabi. Sebut saja kabsah, mandhi, briyani, roti pita, dan masih banyak lagi. Belum lagi restoran Arab di Indonesia yang dengan mudah dijumpai.

Namun kali ini kita bukan sekedar membicarakan kuliner biasa, melainkan kuliner yang secara mengejutkan terdapat di sana. Tentu saja kuliner ini akan melibatkan binatang yang tidak biasa ditemui sebagai makanan.

Penasaran apa saja menunya? Berikut ini adalah Kuliner Di Arab Saudi Ini Bikin Ngilu.

1. Burger Daging Unta

1

Sumber: wikimedia

Seperti yang kita tahu, daging patty pada burger biasanya dibuat dari daging sapi atau ayam. Tapi berbeda dengan burger di Arab Saudi. Di sana, burger menggunakan daging unta yang memang umum ditemui.

Menurut mereka yang pernah memakannya, katanya rasa daging unta sama saja dengan daging sapi, hanya saja teksturnya lebih kasar.

Sementara itu, burger dengan daging cukup memikat warga Australia. Bahkan popularitas daging unta menyamai ketenaran daging kanguru dan daging buaya yang masuk dalam daftar menu restoran dalam bentuk Burger.

2. Belalang Kabsah

2

Sumber: Chun Up IDEA

Khabsah adalah salah satu kuliner yang cukup populer di Arab saudi. Tapi kali ini khabsah yang satu ini tidak biasa. Karena dibuat dari belalang. Ya, belalang goreng.

Namun belalang di sana tidak seperti yang kamu bayangkan, sebab ukuran belalang di Arab Saudi lebih besar. Nah, untuk mengolahnya sendiri, belalang ini akan dibumbui terlebih dahulu, barulah digoreng dengan api yang panas.

3. Kadal Uromastyx Kabsah

3

Sumber: Business Insider

Uromastyx adalah jenis kadal berukuran besar yang biasa ditemui di Asia dan Afrika.

Pada musim panas, biasanya banyak pria muda di Buraydah ramai-ramai menuju gurun untuk mendapatkan reptil itu. Tanah kering dan gersang di hamparan pasir nan luas adalah habitat ideal untuk kadal dabb. Yang juga dikenal dengan sebutan kadal berekor duri.

Reptil itu hidup di lubang dan celah-celah kecil. Dan untuk menghindar dari teriknya panas gurun, mereka bersembunyi di bawah tanah. Secerdas-cerdasnya hewan kecil itu melarikan diri, para pemburu selalu menemukan cara untuk menemukan mereka.

Setelah tertangkap, kadal akan dimasak sebagai lauk. Kemudian diletakkan di atas kabsah, nasi campur khas Arab Saudi.

Saat ini jumlah kadal di Arab Saudi menurut drastic akibat banyaknya masyarakat yang berburu. Karena itu, pemerintah lokal berusaha membatasi perburuan.

Nah, itulah beberapa kuliner di Arab Saudi. Kalau kamu berani, kamu bisa ikut mencicipinya.