Ikuti kami

Facebook
Instagram
Instagram
Berita Haji & Umrah

meninggal di tanah suci

ibadah haji

Delapan Jamaah Indonesia yang Meninggal Saat Melakasanakan Ibadah Haji

Jamaah haji Indonesia yang meninggal dunia di Tanah Suci, bertambah lagi. Pada hari jumat (2/9/2016), berdasarkan info dari Data Sistem dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kesehatan, mencatat ada delapan jamaah haji asal Indonesia yang meninggal dunia.

Berikut ini data lengkap  kedelapan jamaah yang meninggal saat melaksanakan ibadah haji:

  1. Mukijan bin Sodimejoh Muhammad (62), jamaah dari embarkasi Surabaya (SUB) kloter 032 dengan nomor paspor B3788414. Mukijan wafat di pemondokan Mekkah pada Kamis (1/9) pukul 08.30 waktu Arab Saudi.
  2. Abdul Sani bin H Hayani (59) jamaah dari embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) kloter 026 dengan nomor paspor B3374346. Abdul wafat di RS Mekkah pada Kamis (1/9) pukul 16.07 waktu Arab Saudi.
  3. Emuh Sutrisna Atmadja bin Wardi (79) jamaah dari embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) kloter 008 dengan nomor paspor B3307672. Emuh wafat di pondokan Mekkah pada Kamis (1/9) pukul 14.45 waktu Arab Saudi.
  4. Cholik bin Aguscik Usman (65) jamaah dari embarkasi Palembang (PLM) kloter 005 dengan nomor paspor B3343307. Cholik wafat di pondokan Mekkah pada Kamis (1/9) pukul 23.30 waktu Arab Saudi.
  5. Carwit binti Karjani Sarip (51) jamaah dari embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) kloter 037 dengan nomor paspor B1207809. Carwit wafat di RS Mekkah pada Rabu (31/8) pukul 20.42 waktu Arab Saudi.
  6. Siti Sarah binti Abdul Kapi (53) jamaah embarkasi Banjarmasin (BDJ) kloter 014 dengan nomor paspor B3485781. Siti wafat di RS Mekkah pada Kamis (1/9) pukul 06.00 waktu Arab Saudi.
  7. Imo binti Ahmad Umar (73) jamaah embarkasi Lombok, kloter 006 dengan nomor paspor B3060310. Imo wafat di pemondokan Mekkah pada Kamis (1/9) pukul 03.25 waktu Arab Saudi.
  8. Ali bin Lapantje Lakoro (77) jamaah embarkasi Balikpapan (BPN) kloter 011, dengan nomor paspor B2749034. Ali wafat di KKHI Mekkah pada Kamis (1/9) pukul 21.05 waktu Arab Saudi.

Berdasarkan informasi dari Siskohates, empat orang diantaranya meninggal karena penyakit kardiovaskular, dan dua orang meninggal karena penyakit sistem peredaran darah (circulatory diseases). Seorang diantaranya meninggal karena penyakit pernafasan dan satu orang lagi meninggal karena penyakit pencernaan. Sehinggal total jamaah yang meninggal bertambah menjadi lima puluh empat (54) orang.