Ikuti kami

Facebook
Instagram
Instagram
Artikel Tips

Mau Umroh Tapi Takut Naik Pesawat? 7 Tips ini Bakalan Bikin Kamu Tenang Selama Perjalanan

Utama

INFOHAJI.co.id – Sahabat InfoHaji, perlu diketahui bahwa Rasa takut atau khawatir ketika akan menaiki pesawat mungkin saja terjadi pada setiap orang. Bayangan-bayangan tentang kasus kecelakaan pesawat, misalnya, bisa semakin memicu rasa takut tersebut. Padahal kecelakaan moda transportasi udara merupakan salah satu transportasi yang paling aman. Bahkan jika ditotal, kecelakaan pesawat memiliki frekuensi yang rendah.

Sebagaimana dikutip dari laman BBC, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa terdapat 1,25 juta kematian akibat kecelakaan lalu lintas di seluruh dunia pada tahun 2013. Secara keseluruhan, perjalanan dengan mobil 100 kali lebih mematikan daripada terbang. Sementara itu, dua hal yang pasti menyebabkan kematian adalah karena penyakit jantung dan kanker.

Lalu kenapa banyak orang takut naik pesawat? Nah, takut ini sebenarnya banyak faktor. Di Amerika Serikat sendiri, 17% orang warga negara itu mengakui bahwa mereka takut terbang (menurut survei pada tahun 2010 yang diadakan oleh Boeing). Beberapa merasa tidak nyaman berada di ruang tertutup tanpa jalan keluar, sementara sebagian lain khawatir jatuh.

Kekhawatiran akan insiden jatuhnya pesawat memang bisa mempengaruhi. Hal ini disebabkan lantaran peristiwa kecelakaan pesawat sering kali dilaporkan secara luas; berulang kali diperlihatkan gambar-gambar puing-puing dan proses evakuasi mayat yang bisa memakan waktu hingga lebih dari satu minggu lamanya. Hal ini tentu menimbulkan rasa takut pada sebagian besar dari kita, sehingga akhirnya merasa takut untuk naik ke pesawat.

Namun, hal ini tentu saja harus segera diatasi. Jangan sampai, keinginan kamu untuk pergi umroh dan mengunjungi tanah suci terkendala karena kamu dikalahkan oleh rasa takut yang berlebihan.

Nah, berikut ini beberapa tips dari InfoHaji, untuk kamu bisa tenang dalam perjalanan naik pesawat.

Pertama, ingatlah bahwa perjalanan udara saat ini sudah semakin aman daripada sebelumnya.
Saat ini banyak pihak yang terlibat dalam operasional pesawat terbang seperti pilot adalah orang profesional yang sudah terdidik dan terlatih bertahun-tahun untuk bisa dan mahir menerbangkan pesawat.

1

Sumber: Youtube

Sementara itu, Dari sisi perawatan pesawat, moda transportasi udara ini dapat dikatakan sebagai moda transportasi yang paling terawat dan terkontrol. Bayangkan saja, setiap pesawat ingin lepas landas dan sesaat setelah mendarat, pesawat harus melalui proses pengecekan kondisi berbagai komponen pesawat yang dilakukan oleh teknisi yang terdidik dan terlatih. Jadi secara teknis, semuanya sudah melalui prosedur.

Kedua, jadilah penumpang yang taat. Taat terhadap setiap aturan yang diberlakukan. Misalnya tidak boleh membawa senjata tajam, tidak boleh merokok, dsb.

2

Sumber: Skypax

Ketiga, jadilah penumpang yang perhatian. Sebagai penumpang terkadang masih banyak yang menyepelekan ketika ada pramugari memperagakan cara menggunakan alat-alat keselamatan penerbangan di depan para penumpang.

3

Sumber: Medium

Kegiatan yang hampir menjadi ritual sebelum pesawat lepas landas: seolah tampak sia-sia. Bahkan menganggap tidak perlu. Sebagai penumpang, kamu harusnya memiliki pengetahuan lebih untuk bisa memasang dan melepas sabuk pengaman. Kamu juga bisa mengenakan masker oksigen dengan benar, dan tahu di mana lokasi pelampung serta bagaimana untuk mengembangkannya. Apalagi setiap maskapai dan pesawat punya peralatan evakuasi yang berbeda. Untuk itulah, penting sekali kamu bisa memperhatikan imbauan keselamatan penerbangan dalam setiap penerbangan.

Keempat, lakukan kesibukan ketika berada dalam pesawat sehingga kamu tak terus-terusan mengingat rasa takutmu.

4

Sumber: Albiladdailyeng

Untuk hal ini, kamu bisa mencoba menonton film, membaca buku, menggambar, makan, atau menulis.

Kelima, jika kamu hal tersebut belum cukup membuat kekhawatiran kamu berkurang, kamu bisa coba berbincang dengan orang di samping kamu.

5

Sumber: Businessinsider

Kamu bisa mencoba untuk membahas banyak hal. Misalnya tentang tata cara umroh, tentang nabi Muhammad baik tentang sahabatnya, atau perjuangannya. Kamu juga bisa mencoba untuk membahas keajaiban kota suci, dan sebagainya.

Keenam, ketika rasa takut itu datang kembali, kamu bisa mencoba membayangkan momentum ketika kamu sedang khusuk beribadah.

Male passenger sleeping aboard partially lit aeroplane
Male passenger sleeping aboard partially lit aeroplane
Sumber: Claimcompass.eu

Atau kamu juga bisa membayangkan tentang rasa takjub kamu terhadap keindahan Masjidil Haram, sambil disambut oleh langit yang cerah. Bayangkan juga kamu bisa mencium Hajar Aswad, sebuah batu dari surge, dengan sangat mudah.

Ketujuh, cobalah untuk sering-sering tarik napas panjang dan penuhi paru-paru dengan oksigen. Tarik lah napas panjang sambil berdoa, dan yakinkan diri kamu bahwa pesawat yang sedang kamu naiki akan selamat sampai tujuan.