Ikuti kami

Facebook
Instagram
Instagram
Artikel

Luar Biasa! Slamet Budiono Gendong Jemaah Haji di Masjidil Haram Sampai Antar ke Hotel

Utama

Saat memasuki musim haji, selalu ada saja cerita atau kisah-kisah yang mengetuk hati. Mulai dari yang menginspirasi, sampai kisah yang mengundang empati.

Kali ini kisah itu hadir dari seorang petugas haji Slamet Budiono, yang telah rela mengabdikan dirinya sebagai petugas haji dalam lima musim. Selama itu pula dia banyak mendapat pengalaman berharga selama membantu jemaah haji di Tanah Suci.

Bagi Slamet, begitu ia disapa, membantu jamaah haji merupakan pekerjaan yang mulia. Sikapnya yang cekatan dalam membantu jamaah, membuat Slamet dipercaya menjadi petugas haji setelah Kementerian Agama mendapuknya kembali menjadi Kepala Sektor Khusus Masjidil Haram.

“Menjadi petugas haji kali ini adalah tahun kelima saya menjadi petugas haji,” kata Slamet sebagaimana dikutip di laman Kementerian Agama, 28 September 2018.

Slamet bangga dengan kepercayaan yang diberikan pemerintah kepadanya. Suka dan duka pasti dirasakan petugas haji yang bertugas di Tanah Suci. Namun, Slamet selalu merasa bahagia dan senang melayani jemaah haji.

“Apalagi memegang komando di Sektor Khusus Masjidil Haram, yang langsung berhubungan dengan jemaah haji,” ucap Slamet.

Menggendong seorang nenek di Masjidil Haram ke hotel

Menjadi petugas haji, sudah barang tentu mempunyai kenangan tersendiri bagi Slamet. Dirinya masih teringat sosok nenek yang digendongnya selama beribadah di Masjidil Haram sampai kembali ke hotel tempat menginap.

“Saya menggendong nenek itu di Masjidil Haram dan sampai balik lagi ke hotel. Saya gendong nenek itu seperti saya gendong ibu saya. Saya tuntun beliau membaca talbiyah lalu saya menangis,” ucap Slamet sambil meneteskan air mata.

Slamet mengungkapkan, usia nenek itu sekitar 85 tahun, dan nenek yang didampingi suaminya hanya bisa mendoakannya agar selalu sehat.

“Sang nenek langsung memegang kepala saya. Sehat-sehat ya nak,” begitu doa sang nenek kepada Slamet.

Tak Pernah Merasa Lelah

Semangat Slamet untuk terus melayani para jamaah, memang patut dicontoh. Di tengah lautan manusia, tak sedikitpun mengeluh. Bahkan ia mengaku selama melakukan tugasnya sebagai petugas haji, dirinya tak sekalipun pernah merasa lelah. Dirinya juga merasa selalu prima kalau melayani Jemaah haji.

“Saya juga bingung merasa prima sekali kalau bekerja di sini,” ucap Slamet.

Slamet adalah bagian dari 800 petugas haji yang bertugas di musim haji tahun ini. Dia berharap petugas haji lainnya bisa menjalankan tugasnya dengan baik melayani jemaah.