Ikuti kami

Facebook
Instagram
Instagram
Artikel Tips

Lakukan 5 Hal Ini Untuk Atasi Jetlag Pada Penerbangan Umroh

1

INFOHAJI.co.id – Sahabat InfoJaji, Jetlag keadaan “mabuk” pasca melakukan penerbangan. Biasanya jetlag banyak dialami oleh jamaah yang melakukan perjalanan umroh. Hal ini wajar, karena durasi perjalanan umroh yang mengambil rute Jakarta – Jeddah maupun Jakarta – Mandinah memang terbilang cukup lama. Bisa kamu bayangkan, waktu yang dibutuhkan antara 9 – 10 jam.

Bagi kamu yang jarang melakukan perjalanan jauh dengan rute penerbangan yang lama, bisa jadi akan terkena jetlag. Apalagi ini adalah momen umroh kamu pertama kali. Apalagi penerbangan Jakarta ke tanah suci memiliki perbedaan waktu sekitar 4 jam. Akibatnya, bagi kamu yang belum terbiasa mensisasti lompatan zona waktu tersebut, akan mengalami gangguan atas sekelompok kecil sel yang ada di otak yang berpengaruh terhadap kontrol fungsi waktu biologis.

Begitu terdapat perbedaan waktu, reaksi alamiah tubuh terganggu. Misalnya, mengalami Gangguan tidur, seperti insomnia, tidur berlebihan, atau bangun terlalu cepat. Gangguan pencernaan, seperti konstipasi atau diare. Merasa kelelahan dan kehabisan energi, merasa tidak enak badan, kebingungan, sulit untuk konsentrasi, gangguan menstruasi pada wanita, kehilangan selera makan, mual dan muntah, pusing atau sakit kepala, hingga nyeri otot.

Tapi kamu tidak perlu khawatir bahwa jetlag akan mengganggu perjalanan umroh kamu. Sebab kamu bisa menyembuhkannya dan kembali pada keadaan normal. Beberapa di antaranya yaitu:

1. Banyak konsumsi air

1

Sumber: Acquired Brain Injury Ireland

Keadaan kamu yang lama selama di dalam pesawat, ternyata bisa juga menyebabkan kamu mengalami dehidrasi. Hal ini bisa menjadi awal gejala kamu mengalami jetlag. Akibatnya, kamu akan kurang fokus, lemah dan lunglai. Bagi sebagian jamaah, bisa juga mengalami sakit kepala. Sebelum terjadi hal demikian, sebaiknya kamu tetap sedia air minum.

2. Hindari minum kopi

2

Sumber: Medium

Bagi kamu yang terbiasa ngopi, sebaiknya kebiasaan ini ditahan untuk beberapa waktu. Sebab jika kamu mengonsumsi minuman berkafein seperti kopi, sebab jetlag semakin memburuk. Hal ini dikarenakan kafein yang terdapat dalam kopi akan membuat kamu terjaga dan justru tidak bisa tidur. Akibatnya, hal ini bisa mengurangi jam istirahat kamu selama perjalanan umroh.

3. Pilihlah jadwal penerbangan yang sesuai

3

Sumber: Forum Pramugari

Jadwal yang sesuai akan menjadikan kamu lebih nyaman selama berada di pesawat. Ingat, tujuan kamu pergi ke tanah suci adalah untuk umroh. Jadi, pasti kamu tidak mau umroh kamu berantakan hanya karena jetlag bukan? Karena itu ambillah penerbangan yang menurut kamu lebih sesuai, misalnya malam hari. Penerbangan di malam hari bisa membuat tubuh kamu beradaptasi dengan jam tidur yang biasanya. Jika kamu ikut penerbangan dengan paket umroh termurah, kamu juga bisa memilih penerbangan langsung atau tanpa transit. Namun jika terpaksa kamu mendapatkan penerbangan dengan transit, maka pastikan kamu tidak berlama-lama ketika menunggu pesawat selanjutnya. Dengan hal ini, risiko kamu terkena jetlag akan lebih kecil.

4. Jangan lupa makan

4

Sumber:: Video blog

Beberapa jamaah yang melakukan perjalanan umroh, sangat mungkin mengalami lapar. Biasanya disebabkan karena antusiasme keberangkatan, lalu lupa tidak makan. Namun jika merasa lapar, kamu bisa membeli makanan selama di pesawat. Atau cara termudah, kamu bisa
Berbekal a href=”http://bursasajadah.com/product/kurma-safawi” target=”_blank”>kurma safawi atau kurma ambar kurma ambar. Kedua kurma ini merupakan kurma yang memiliki kualitas baik. Selain menyehatkan, kandungan kurma juga bisa mempertahankan rasa kenyang lebih lama saat kamu melakukan perjalanan umroh. Selain itu, kurma ini juga bisa kamu di tas kecil kamu.

5. Jalan-jalan

5

Sumber: Gaiam

Nah, jalan-jalan di sini bukan seperti yang kamu kira. Lalu maksudnya? Jadi setelah kamu tiba di bandara, usahakan melakukan gerakan ringan agar kaki kamu tidak bengkak karena terlalu lama duduk. Kamu bisa juga berjalan di seputaran bus yang akan membawa kamu dan rombongan umroh menuju tempat tujuan kamu. Ingat, hanya diseputaran bus agar kamu tidak tercecer dengan jamaah umroh yang lain. Hal ini bisa sebagai penyesuaian diri dengan zona waktu, suhu dan lingkungan baru.