Ikuti kami

Facebook
Instagram
Instagram
Artikel Informasi Penting

Kenapa Banyak Orang Ingin Mencium Hajar Aswad? Ternyata Ini Alasannya

Utama

INFOHAJI.co.id – Sahabat InfoHaji, hampir semua yang datang ke Masjidil Haram pasti punya keinginan mencium hajar aswad, sebuah batu yang diyakini oleh umat Islam berasal dari surga.

Hajar Aswad memiliki aroma yang unik dan ini merupakan aroma wangi alami yang dimilikinya semenjak awal keberadaannya, dan pada saat ini batu Hajar Aswad tersebut ditaruh di sisi luar Kabah sehingga mudah bagi seseorang untuk menciumnya.

Namun, untuk bisa mencium Hajar Aswad bukanlah perkara mudah. Kenapa? Karena hampir semua jamaah yang datang punya tujuan dan keinginan yang sama. Bisa kamu bayangkan jika jutaan jamaah tersebut semuanya ingin mencium Hajar Aswad?

Hajar aswad selalu menjadi tempat paling padat di sudut Kakbah. Setiap hari, setiap jam, bahkan setiap menit, tak pernah sepi dari jemaah. Sebelum dan selesai thawaf, banyak orangberdesak-desakan, bahkan tak jarang sampai dorong-dorongan demi mencium batu yang diyakini dari surga tersebut.

Sampai di sini mungin mulai banyak yang bertanya, Kenapa harus mencium Hajar Aswad? Apakah kaum muslimin menyembahnya?

Untuk menjawab hal ini, ada sebuah hadits yang perlu kamu tahu:

عَنْ عَابِسِ بْنِ رَبِيعَةَ قَالَ رَأَيْتُ عُمَرَ يُقَبِّلُ الْحَجَرَ وَيَقُولُ إِنِّى لأُقَبِّلُكَ وَأَعْلَمُ أَنَّكَ حَجَرٌ وَلَوْلاَ أَنِّى رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يُقَبِّلُكَ لَمْ أُقَبِّلْكَ

“Dari ‘Abis bin Robi’ah, ia berkata, “Aku pernah melihat ‘Umar (bin Al Khottob) mencium hajar Aswad. Lantas ‘Umar berkata, “Sesungguhnya aku menciummu dan aku tahu bahwa engkau hanyalah batu. Seandainya aku tidak melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menciummu, maka tentu aku tidak akan menciummu.” (HR. Bukhari no. 1597, 1605 dan Muslim no. 1270).

Dalam lafazh lain disebutkan:

إِنِّى لأُقَبِّلُكَ وَإِنِّى أَعْلَمُ أَنَّكَ حَجَرٌ وَأَنَّكَ لاَ تَضُرُّ وَلاَ تَنْفَعُ وَلَوْلاَ أَنِّى رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَبَّلَكَ مَا قَبَّلْتُكَ

“Sesungguhnya aku menciummu dan aku tahu bahwa engkau adalah batu yang tidak bisa memberikan mudhorot (bahaya), tidak bisa pula mendatangkan manfaat. Seandainya bukan karena aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menciummu, maka aku tidak akan menciummu.” (HR. Muslim no. 1270).

Nah, sampai di sini tentu jelas mengapa banyak orang ramai-ramai ingin mencium Hajar Aswad.

Selain itu, ada juga beberapa alasan lain yang perlu kamu tahu akan pentingnya mencium Hajar Aswad. Beberapa diantaranya adalah:

  1. Mengikuti petunjuk Rasulullah walau tidak nampak hikmah atau manfaat melakukan perintah tersebut.
  2. Ibadah itu tawqifiyah, yaitu berdasarkan dalil, tidak bisa dibuat-buat atau direka-reka.
  3. Mencium hajar aswad termasuk ajaran Nabi Muhammad.
  4. Kenapa mencium hajar aswad? Alasannya mudah, karena ingin mengikuti ajaran Nabi Muhammad . Karena seandainya Rasul -shallallahu ‘alaihi wasallam- tidak melakukannya, maka tentu kaum muslimin tidak melakukannya.
  5. Para sahabat begitu semangat melaksanakan setiap ajaran Rasulullah, karena itu penting bagi kita untuk ikut mengikuti jejak mereka.
  6. Yang bisa mendatangkan manfaat dan madhorot hanyalah Allah. Bukan Hajar Aswad.
  7. Segala sesuatu selain Allah tidak dapat memberikan manfaat atau bahaya walau ia adalah sesuatu yang diagung-agungkan.

Nah, itulah alasan kenapa Hajar Aswad tak pernah sepi dari jamaah yang ingin menciumnya atau hanya sekadar menyentuhnya. Namun jangan pernah berniat mencium Hajar Aswad agar bisa disanjung orang. Apalagi jadi kebanggaan tersendiri sehingga membuat makna terdalam dari ibadah tersebut tidak tercapai.