Ikuti kami

Facebook
Instagram
Instagram
Artikel Informasi Penting

Inilah Mengapa Wanita Saudi Sering Berpakaian Hitam dan Pria Bergamis Putih

utama-min

INFOHAJI.co.id – Sahabat InfoHaji, pernahkah gak kamu terpikir tentang pakaian masyarakat di Arab Saudi? Motifnya yang tidak jauh berbeda, dan hampir dengan warna yang sama. Perempuan Arab gemar mengenakan pakaian berwarna hitam. Sementara bagi kaum pria, banyak yang menggunakan pakaian putih. Kira-kira kenapa ya?

Nah, kalau kamu berpikir bahwa hal itu hanya digunakan secara asal dan taka da maknanya, berarti kamu salah. Sebab pakaian ini memiliki dasar yang kuat.

Adalah tradisi bahwa di Arab Saudi pria mengenakan pakaian tradional yang disebut thobe berwarna putih. Sementara para perempuan memakai abaya yang berpotongan longgar dan lurus berwarna hitam.

1

Sumber: beritadunia

Para laki-laki yang banyak bergerak di luar rumah, lebih suka memakai baju putih karena mudah menyerap keringat.

Meskipun pada acara-acara tertentu pria-pria Arab ini biasanya akan melengkapi penampilan mereka dengan mengenakan bisht atau mishlah. Seperti yang dikenakan para rombongan Raja Salman bin Abdul Azis yang berkunjung ke Indonesia saat ini.

Bisht merupakan jubah cokelat panjang, yang kadang-kadang juga berwarna hitam atau abu-abu. Jubah panjang ini, biasanya dihiasi garis emas di bagian tepian kerahnya dan dikenakan di acara-acara khusus, seperti pernikahan.

2

Sumber: Ibtime

Kemudian mereka akan mengenakan penutup kepala yang disebut aiga, yaitu topi putih kecil yang dilapisi dengan gutra, kain persegi yang biasanya berwarna putih atau bermotif kotak-kota. Lalu disematkan menggunakan igal, bulatan hitam yang berfungsi menahan gutra agar tetap berada di atas kepala.

Sedangkan para wanita merasa sangat modis dan bangga mengenakan abaya hitam. Kadang, mereka menambahkan niqab berwarna senada untuk melindungi wajahnya.

3

Sumber: The Independent

Banyak yang bertanya, dengan cuaca Arab yang panas, apakah warna hitam tidak malah membuat mereka kegerahan? Ada yang berpendapat, warna hitam dipilih agar mereka terhindar dari perhatian laki-laki yang bukan muhrim.

Bahkan, ada juga yang menyebutkan jika pakaian hitam membuat mereka lebih mudah menghindari perhatian polisi. Pasalnya hukum Arab Saudi terkenal sangat ketat terhadap perempuan.

Mereka juga sangat jarang keluar rumah, untuk urusan yang tidak penting. Sehingga tidak akan berpengaruh meskipun cuaca sedang terik di luar sana.

Selain itu, pemakaian baya berwana hitam juga diklaim sebagai ajaran rasulullah yang diriwayatkan Abu Hurairah. “Perempuan yang mengenakkan pakaian yang transaparan, yang menyimpang dari hak dan mendorong suaminya menyimpang dari kebenaran dan tidak akan masuk surga, bahkan tidak dapat mencium baunya sedangkan bau surga itu dapat ditemui dari jarak 500 tahun.”

Jadi, para perempuan Arab Saudi akan keluar rumah mengenakan abaya hitam agar saat terkena sinar matahari, lekuk tubuh mereka tidak akan terlihat. Tapi jangan salah, di balik abaya itu, mereka juga gemar mengenakan pakaian modis beraneka gaya dan warna.