Ikuti kami

Facebook
Instagram
Instagram
Artikel Informasi Penting

Inilah 5 Kesalahan Dalam Sa’i, Nomor 5 Paling Sering Dilakukan

Utama

INFOHAJI.co.id – Sahabat InfoHaji, kira-kira kamu sudah tahu apa saja kesalahan dalam Sa’i? Dan kesalahan apa sih yang paling sering di lakukan?

Nah, untuk menjawab dan mengetahui kesalahan dalam Sa’i, tentunya kamu sudah harus paham dan mengerti yang dinamakan Sa’i.

Sa’i adalah salah satu rukun yang wajib dilakukan oleh jamaah, baik saat dia umroh maupun berhaji. Jika ditinggalkan, maka ibadah umroh dan haji yang dilakukannya tidaklah sah.

Sa’i dilakukan dengan cara berlari-lari kecil diantara bukit Shafa dan Bukit Marwah. Dalam melaksanakan Sa’i kita dianjurkan untuk melakukannya sebanyak tujuh kali yang berakhir di bukit Marwah. Perjalanan dari bukit Safa ke bukit Marwah dihitung satu kali dan juga dari bukit Marwah ke bukit Safa dihitung satu kali.

Sa’i sendiri menggambarkan bagaimana perjuangan Siti Hajar yang sedang mencari air untuk anaknya, yaitu Nabi Ismail. Beliau berlari diantara bukit Shafa dan Marwah demi mendapatkan air untuk anaknya. Dan pada saat itu, Allah SWT menurunkan pertolongan kepada mereka, dengan memancarkan mata air. Mata air tersebut dikenal dengan sebutan air Zam-zam.

Meski begitu, pelaksanaan Sa’i seringkali tidak sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Rasulullah. Bahkan banyak kesalahan dalam melakukan sa’i. Beberapa diantaranya adalah:

  1. Sebagian orang ada yang meyakini bahwa Sa’i tidaklah sempurna sampai naik ke puncak bukit Shafa atau Marwah. Padahal cukup naik ke bukitnya saja, sudah dibolehkan.
  2. Ada yang melakukan Sa’i sebanyak 14 kali putaran. Padahal jalan dari Shafa ke Marwah disebut satu putaran dan jalan dari Marwah ke Shafa adalah putaran kedua. Dan Sa’i akan berakhir di Marwah.
  3. Ketika naik ke bukit Shafa dan Marwah sambil bertakbir seperti ketika shalat. Padahal yang disunnahkan adalah berdoa dengan memuji Allah dan bertakbir sambil menghadap kiblat.
  4. Shalat dua raka’at setelah Sa’i. Padahal seperti ini tidak diajarkan dalam Islam.
  5. Tetap melanjutkan Sa’i ketika shalat ditegakkan. Padahal seharusnya yang dilakukan adalah melaksanakan shalat jama’ah terlebih dahulu.