Home » Arsip » Calon Jamaah Haji/Umroh Khusus Harus Disertai Surat Rekomendasi
  • iklan-perlengkapan-haji-square-1.jpg

Ikuti kami

Facebook
Instagram
Instagram

Dapatkan Produknya disini

Berita Haji & Umrah

Calon Jamaah Haji/Umroh Khusus Harus Disertai Surat Rekomendasi

haji 2017

Terhitung mulai bulan Maret, setiap jamaah haji khusus dan umroh yang hendak mengurus atau menerbitkan paspor harus melampirkan surat rekomendasi dari kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten/Kota.

Hal ini sesuai dengan Surat Erdaran yang dikeluarkan oleh Direktur Jendral (Dirjen) Penyelenggaraan Haji Nomor : B-7001/DJ.II/HK.00.5/03/2017 tanggal 7 Maret 2017, “kami meminta kepada saudara (Kementrian Agama) untuk memberikan surat rekomendasi bagi setiap pemohon paspor yang akan melakukan perjalanan keluar negeri dalam rangka Ibadah Haji atau Umrah Khusus sebagai syarat tambahan bagi kantor imigrasi.”

Kebijakan ini dikeluarkan guna menghindari keberadaan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi yang masuk melalui jalur keberangkatan umroh atau haji khusus. Dalam memdapatkan surat rekomendasi ini bisa dilakukan langsung oleh calon jamaah hai/umroh khusus atau bisa juga diwakilkan kepada Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU), Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) dengan melampirkan surat kuasa dari calon jamaah, disertai fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) calon jamaah. Dan kemudian akan ditandatangi oleh pejebat yang berwenang di Kemenag Kabupaten/Kota.

Dan bagi mereka yang sudah memiliki paspor dan masih berlaku tidak diwajibkan untuk  menyertakan surat rekomendasi. Rekomendasi itu hanya diperuntukan bagi calon jamaah umroh atau haji khusus yang membuat paspor baru.