Ikuti kami

Facebook
Instagram
Instagram
Artikel Informasi Penting

Bikin Heboh! Inilah 7 Fakta Menarik Ustadz ‘Asal bin Yanto Yang Didaulat Jadi Imam Tetap di Makkah Sejak Usia 15 Tahun

Utama

Beberapa waktu belakangan ini, ramai beredar di media sosial terkait pemuda Indonesia yang disebut menjadi imam Masjidil Haram di Mekah, Arab Saudi. Belakangan diketahui bahwa pemuda tersebut bernama ‘Ashal Yantu bin Jumri Bakri al-Banjari.

Kisah ustaz ‘Asal seketika menjadi viral setelah diunggah ke Facebook oleh Nur Hidayatullah Yuzarsif, Dosen Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Walisongo Semarang.

Lalu dari situlah banyak yang bertanya apakah benar bahwa ‘Ashal Yantu bin Jumri Bakri al-Banjari adalah seorang imam muda di Masjidil Haram? Jawabannya sudah pasti bukan. Tapi Ustad ’Asal adalah salah satu imam masjdi yang berada di Makkah.

Nah, buat kamu yang masih penasaran, berikut ini adalah fakta menarik tentang sosok Ustadz ’Asal.

Anak pertama dari pasangan religius

Ya, ustadz ’Asal lahir di Makkah pada tahun 1997. Ia merupakan anak pertama dari pasangan religius yaitu Ustaz Yanto dan Ustazah Mariyati. Kedua orang tuanya berasal dari Ambutan, Kandangan, Kalimantan Selatan.

Tidak pernah pesantren

Nah, ini juga menjadi bagian yang luar biasa. Sebab banyak orang pasti bertanya ”Pesantren dimana?”

Tapi ternyata, ustadz ’Asal tidak pernah mengenyam pendidikan pesantren. Hal ini tentu sangat berbeda karena tidak seperti ustaz lain pada umumnya yang mondok atau pesantren. Ustaz ‘Asal ternyata Ia hanya tinggal di rumah orang tuanya.

Berwarga negara Indonesia

Meski sejak lahir menetap di Makkah, ternyata Ustadz ‘Asal tetap memilih Indonesia sebagai kewarganegaraannya. Wah pasti banyak sekali yang bangga kepadanya.

Hafal alQur’an sebelum remaja

Nah, pasti kamu gak bakal nyangka bahwa ’Asal sudah lancar dan mampu menyelesaikan hapalan Quran pada usia 12 tahun. Ia juga telah meraih ijazah hafalan Alquran dengan predikat “Excellent” dari Lembaga Hafalan Alquran tingkat Kota Makkah.

Ia telah menamatkan bacaan dan hafalan Alquran serta masih rutin mereview di bawah bimbingan Imam Masjidil Haram Syekh Dr Hasan Bukhari, bahkan sudah menamatkan Alquran riwayat Syu’bah bin ‘Ashim Al-Kufi di bawah bimbingan Imam Masjidil Haram tersebut.

Usia 15 Tahun Didaulat menjadi imam tetap di kota Makkah

Nah, kerennya lagi bahwa ustadz dengan segudang prestasi ini juga didaulat menjadi imam tetap di kota Makkah sejak usia 15 tahun. Wah kalau begini ustadz ’Asal berhasil membuktikan bahwa usianya yang masih belia bukanlah hambatan.

Suka Mendendangkan Nasyid

Meski dikenal sebagai seorang hafidz muda, ’Asal juga dikenal sering mendendangkan nasyid. Bahkan dirinya pernah meraih juara 1 Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Kota Makkah, dan peringkat utama dengan Predikat Exelent pada Musabaqah Hifzhil Qur’an di Masjid al-Kuwaiti.

Sering Tampil Di TV Makkah

Pasti kamu gak bakal nyangka kalau ternyata pemuda berusia 21 tahun ini sering tampil di stasiun tv di Kota Makkah. Tidak hanya itu, dia juga kerap diundang untuk membacakan ayat suci Alquran pada acara-acara khusus yang dihadiri oleh para syekh, ulama, dan tokoh di Kota Makkah.

Selain menjadi Imam Masjid Birrul Walidain di kawasan Zaidi Makkah, saat ini Ustadz ’Asal juga sibuk mengajar hafalan, tahsin dan tilawah alquran, di beberapa tempat; antara lain di Masjid ‘Asyur Bukhari Makkah, di bawah binaan Syekh Hasan Bukhari, mengajar mahasiswa luar negeri di Masjid Fakultas Dakwah di bawah binaan Universitas Ummul Qura.

Setiap bulan Sya’ban diadakan penutupan tahfizh, sehingga mahasiswa pulang ke negerinya masing-masing. Di saat itulah Ustadz ‘Asal kembali tampil bersama tokoh dan ulama Makkah seperti Imam Masjidil Haram Syekh Dr. Hasan Bukhari dan Khatibnya Imam Saleh al-Thalib yang juga tercatat sebagai Hakim Agung di Kota Makkah.