Ikuti kami

Facebook
Instagram
Instagram
Artikel Informasi Penting

AWAS!!! Jika 3 Tanda Ini Tidak Kamu Miliki, Mungkin Umroh Yang Kamu Lakukan Tidak Diterima

Utama

INFOHAJI.co.id – Sahabat InfoHaji, kira-kira apakah kamu sudah tahu tanda umroh yang kamu lakukan diterima? Tentu bahaya bukan, ibadah yang penuh perjuangan dan menelan biaya yang tidak sedikit itu, kalau tidak diterima oleh Allah. Karena itu, tim InfoHaji akan coba mengulas tanda-tanda umroh yang diterima oleh Allah.

Pertama-tama kamu harus tahu bahwa umroh yang diterima disebut juga umroh yang mabrur. Jadi di sini, bukan hanya umroh yang sah berdasarkan syariat Islam saja. Sebagaimana puasa, yang hanya sah secara syariat, tapi tidak diterima. Kenapa? Banyak factor, misalnya selama puasa berlangsung, kamu sering menggunjing orang. Ini yang disebut sah secara syariat, tapi tidak ada pahalanya.

Nah, sama halnya dengan umroh. Sebab tidak sedikit orang yang telah menunaikan ibadah umroh, namun tidak menjadi umroh yang mabrur.
Menurut istilah syar’i, umroh mabrur ialah umroh yang dilaksanakan sesuai dengan petunjuk Allah dan Rasul-Nya.

Lalu bagaimana tanda-tanda pelaksanaan ibadah umroh mabrur? Bila umroh tidak memberikan 3 tanda berikut ini, bisa-bisa umroh yang yang telah dilakukan tidak mabrur.

1. Santun dalam bertutur kata

Two women whispering
Two women whispering

Sumber: Islami.co

Thayyibul kalam atau santun dalam bertutur kata adalah faktor dan indikator umroh kamu diterima oleh Allah. Nah, bagi kamu yang sudah umroh, kamu bisa melakukan introspeksi diri. Apakah kamu memiliki perubahan positif dalam berkata. Misalnya dari yang sebelumnya sering berkata kotor, mulai ada perubahan. Awalnya terlihat sombong, setelah umroh jadi lebih santun. Jika saat ini belum, berarti kamu perlu waspada dan membenahi diri.

2. Menebarkan kedamaian

2

Sumber: SalamIslam

Menebar kedamaian dikenal dengan ifsya’us salam. Kalau kamu awalnya di mata masyarakat meresahkan, sering iseng terhadap teman, sering nge-prank, nah kamu harus mulai berubah. Hadirnya diri kamu harus menunjukkan kedamaian, sehingga orang-orang yang ada disekitar kamu merasakan kenyamanan. Tidak khawatir. Sebab ada orang yang misalnya deket sama kita, ternyata kita menjauh karen takut dompet hilang, takut HP hilang, dsb. Nah, jika ada yang takut dan tidak damai dengan kehadiran kamu, berarti kamu perlu mengubahnya.

3. Memiliki kepedulian sosial

Support

Sumber: ThePreachersWord

Kepedulian sosial harus mulai ditingkatkan. Kenapa? Karena kita ingat, bahwa kita adalah makhluk sosial yang membutuhkan satu sama lain. Nah, salah satu yang bisa menjadi penanda kamu meemiliki kepedulian sosial, kamu berusaha mengenyangkan orang lapar (ith‘amut tha‘am).

Kamu juga mulai rajim untuk bersedekah kepada mereka yang lebih membutuhkan. Yang simpel saja, memberikan kurma atau yang lainnya. Dan itu mengapa, membeli oleh – oleh sepulang umroh sangat dianjurkan untuk bisa melatih diri kita dalam meningkatkan kepedulian sosial.