Home » Arsip » Aplikasi Sipatu: Solusi Kemenag Cegah Kasus Penipuan Haji Umroh
  • iklan-perlengkapan-haji-square-1.jpg

Ikuti kami

Facebook
Instagram
Instagram

Dapatkan Produknya disini

Sajadah Beli
Kerudung Beli
Souvenir Beli
Berita Haji & Umrah

Aplikasi Sipatu: Solusi Kemenag Cegah Kasus Penipuan Haji Umroh

59b48301a997d-menteri-agama-lukman-hakim-saifuddin_1200_675

Guna Hindari Tur Umroh dan Haji Bermasalah Menteri Agama Bakal Luncurkan Program Aplikasi Sipatu

Kasus First Travel ternyata bukan menjadi perkara penipuan agen parjalanan haji dan umroh yang terakhir. Baru-baru ini, muncul kasus serupa yang dilakukan oleh Hannien Tour.

Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan aplikasi khusus untuk mencegah adanya penipuan perjalanan haji dan umroh. Aplikasi ini diberi nama Sipatu atau Sistem Informasi Pemantauan Terpadu haji dan umrah.

“Kita juga sedang membangun aplikasi berbasis elektronik yang kita beri nama Sipatu,” ujar Lukman di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (3/1/2018).

Sistem yang tengah dibangun tersebut nantinya akan mewajibkan setiap penyelenggara perjalanan ibadah umroh atau biro travel umroh memasukkan data terkait penyelenggaraan umroh.

Lukman mengatakan, dengan adanya sistem ini, semua penyelenggara ibadah umroh, PPIU, atau biro travel umroh harus mengisi sejumlah data dalam aplikasi itu. Data itu juga digunakan untuk mengontrol penyelenggaraan haji dan umroh agar tidak ada lagi penelantaran jemaah.

“Jadi nama-nama jamaah, hotelnya di mana, maskapai penerbangannya apa, dan seterusnya. Dan itu diberlakukan sebagai alat kontrol agar tidak ada lagi biro travel yang menelantarkan jamaahnya atau tidak menyepakati ketentuan sebagaimana yang dijanjikan,” ungkapnya.

Terkait dugaan kasus penipuan oleh Hannien Tour, Lukman mengatakan pihaknya akan berupaya untuk meluncurkan sistem tersebut sesegera mungkin untuk menghindari adanya travel-travel yang nakal.

“Itulah mengapa akhirnya kita Kemenag tidak ada pilihan lain selain membangun aplikasi berbasis eletronik itu sebagai alat kontrol yang sangat akurat yang mewujudkan transparansi dan akuntabilitas untuk semua kita tunduk kepada sistem yang berlaku,” tutur Lukman.