Ikuti kami

Facebook
Instagram
Instagram
Artikel

ANEH!!! Bandara King Abdul Aziz Dinilai Sebagai Bandara Paling Buruk Di Dunia. Ternyata Ini Alasannya

Utama

INFOHAJI.co.id – Sahabat InfoHaji, pasti kamu gak percaya kalau Jeddah King Abdulaziz International Airport (JED), atau dikenal dengan Bandara King Abdul Aziz, terpilih sebagai bandara paling buruk pelayanannya di dunia.

Kamu pasti bertanya-tanya, apa alasan yang membuat Bandara King Abdul Aziz dinilai sebagai bandara paling buruk di dunia.

Setelah di cari dari banyak sumber, ternyata ini merupakan hasil survei dari penumpang dari seluruh dunia melalui website Travel sleepinginairports.net.

Hal ini kemudian mengejutkan banyak pihak. Sebab bandara sendiri menjadi pintu gerbang masuk jemaah haji seluruh dunia ini disamakan dengan bandara dengan pelayanan terburuk lainnya seperti Port Harcourt International Airport, Nigeria (PHC), yang menduduki peringkat pertama.

King Abdulaziz menduduki peringkat kedua terburuk, sedangkan Kathmandu Tribhuvan International Airport, Nepal (KTM) yang menduduki peringkat ketiga.

Para jemaah haji saat mengantri pemeriksaan keimigrasian di Jeddah King Abdulaziz Alasan kenapa King Abdulaziz jadi bandara terburuk pilihan wisatawan karena bandara tersebut cukup kacau dan penuh sesak dimana tidak ada sistem yang mengatur antrian panjang para penumpang.

Tidak hanya itu bandara terbesar di Arab Saudi ini juga diketahui cukup jorok terutama di dalam terminal haji. Bahkan para petugas bandara tidak banyak bisa membantu.

Website itu melaporkan para petugas bandara membiarkan banyak perokok yang merokok di no smoking area tanpa ada teguran atau sanksi. Bahkan penumpang juga melaporkan bau kamar mandi terbawa keluar ke area lounge.

1

Sumber: Youtube

Banyak orang mengeluhkan setelah menghabiskan waktu di sini. Tidak hanya itu antrian imigrasi jemaah haji juga berlangsung cukup lama dan diperparah dengan pemeriksaan imigrasi dari para wisatawan.

Menurut data yang dilaporkan oleh CNN, sebanyak 26.297 wisatawan melakukan poling memilih bandara terbaik dan terburuk. Menurut Sleeping in Airports, pemilih diminta untuk menilai kebersihan bandara, layanan pelanggan, kenyamanan, dan fasilitas yang tersedia.

Kebalikan dari Bandara King Abdulaziz, cukup kontras dengan Bandara Changi, Singapura. Bandara ini didaulat sebagai yang terbaik di dunia tahun 2015.

Fasilitas dan pelayanan Bandara Changi dinilai cukup sempurna bagi wisatawan. Fasilitas yang ada di dalam bandara mencakup sauna, spa ikan, dan gratis tour kota Singapura.

Pemilih menyamakan waktu yang dihabiskan di Bandara Changi ke sebuah hotel bintang lima, dan beberapa melaporkan bahwa mereka enggan untuk meninggalkan bandara bahkan setelah menghabiskan waktu transit 22 jam di sana.

Keluar dari daftar sepuluh, lima bandara terbaik dunia berada di Asia, dan secara total, ada enam bandara Asia, tiga dari Eropa, dan hanya satu dari Amerika Utara yakni Bandara Internasional Vancouver.

Vancouver International juga sebagai bandara terbaik di Amerika Utara, posisi itu dipertahankan selama dua tahun berjalan.

Para pemilih di website Sleeping in Airports memuji bandara terbaik untuk menyediakan layanan yang luar biasa, dan untuk bandara terburuk, merekomendasikan wisatawan untuk lebih banyak bersabar karena mereka pasti membutuhkannya saat berada di sana.