Ikuti kami

Facebook
Instagram
Instagram
Artikel Informasi Penting

Al Anbariya, Salah Satu Destinasi Paling Eropa Di Madinah. Baru Tahu?

Utama

INFOHAJI.co.id – Sahabat InfoHaji, sebelumnya apakah sudah pernah mendengar ke Al Anbariya? Nah, bagi kamu yang baru pertama kali dengar, bahkan mungkin jika dalam waktu dekat akan melakukan umroh, jangan lupa untuk mampir ke Al Anbariya.

Dimana sih letaknya? Kalau dari Masjid Nabawi kamu bisa ke arah barat daya. Kurang lebih satu kilo meter. Di sana ada sebuah bangunan bekas stasiun kereta api yang kini menjadi museum sejarah Madinah dan sebuah masjid indah berarsitektur Turki Usmani.

Bangunan-bangunan yang memiliki gaya arsitektur sangat berbeda dari kebanyakan bangunan lain di Madinah ini dikelilingi oleh taman, pepohonan, dan kolam air mancur. Semuanya ini menjadikan suasana di Al Anbariya semakin asri, tak ubahnya Eropa di tengah Madinah.

Taman Al Anbariya ini pun menjadi tempat favorit banyak warga. Termasuk Turki dan Eropa, yang tengah menjalani ibadah umrah. Orang-orang berwajah bule sangat mudah dijumpai di wilayah ini. Beberapa diantara mereka sedang banyak yang duduk-duduk di bangku taman, bukan hanya untuk bersantai, tapi juga untuk berfoto-foto dan mengabadikan momen yang indah tersebut.

Bagi warga Turki, lokasi Al Anbarita merupakan tempat yang sangat istimewa. Bukan hanya karena keindahannya, tapi juga karena sejarahnya. Di sinilah warga Turki banyak yang napak tilas jejak kejayaan Kesultanan Turki Usmani yang pernah memerintah Madinah.

Bangunan utama di kawasan ini adalah Stasiun Kereta Api Hijaz. Gedung bergaya paduan arsitektur Mamluk, Turki, dan Eropa ini memiliki denah persegi panjang. Gedung tersebut didirikan pada 1908 oleh Kesultanan Turki Usmani dan awalnya dioperasikan sebagai stasiun kereta api jurusan Damaskus di Syria.

1

Sumber: Youtube

Tahun 2006, pemerintah Arab Saudi menyulap bangunan stasiun ini menjadi museum bernama Medina Al Munawara Museum and Al Hejaz Railway Museum. Di dalam bangunan bekas stasiun ini terdapat ruang utama yang memamerkan gerabah dan peralatan rumah tangga peninggalan warga Madinah ratusan tahun lalu.

Ada juga benda-benda bersejarah lainnya, seperti batuan semimulia dan tanaman-tanaman pangan yang ditanam di Madinah, ruang galeri yang menampilkan senjata api, senjata tajam, dan peralatan perang lainnya yang digunakan pejuang Madinah. Selain itu, ada juga alat-alat memasak, kerajinan gerabah, peralatan masjid, dan produk kebudayaan lainnya pun dipamerkan di lantai kedua.

Di sini kamu akan merasakan fenomena sejarah yang luar biasa. Sebab di sini banyak sekali poster-poster yang menceritakan sejarah, budaya, dan kehidupan di Madinah sejak dipimpin oleh Nabi Muhammad Saw, Turki Usmani, sampai Kerajaan Arab Saudi.

Untuk bisa ke Museum Al Anbariya, kamu bisa datang Setiap Sabtu-Kamis. Untuk jamnya sendiri museum ini dibuka untuk mulai puku 09.00-21.00.

Namun, untuk ke museum ini kamu sebaiknya tidak membawa makanan, minuman, atau rokok. Sebab hal tersebut di larang. Untuk memasuki museum ini, kamu tidak akan dipungut biaya sepeser pun alias GRATIS.

Jika kamu sudah puas mengelilingi museum, kamu bisa duduk-duduk di bangku taman di depan stasiun. Menikmati pemandangan khas Eropa di sekelilingnya. Di situ kamu juga bisa melihat pemandangan langsung bangunan Masjid Al Anbariya yang berarsitektur Turki Usmani.

2

Sumber: Wikipedia

Di sini, kamu bakalan merasa sangat betah. Apalagi ada kolam air mancur besar, dan puluhan burung merpati yang meloncat-loncat bebas di rumput taman siap memanjakan mata yang telah menjelajahi sejarah Madinah.

Nah, itulah suasana dan sedikit ulasan seputar Al Anbariya. Bagaiamana, sangat indah bukan? Yuk jadikan momen umroh kamu di tahun ini semakin memorable dengan mengunjungi Al Anbariya.