Ikuti kami

Facebook
Instagram
Instagram
Artikel

9 Street Food Wajib Coba Ketika Berkunjung ke Arab Saudi

yughmish

Arab Saudi merupakan negara yang menjadi pusat peradaban umat islam seluruh penjuru dunia. Negara ini juga terdapat Ka’bah yang menjadi kiblat umat Islam saat beribadah dan dijadikan tujuan untuk menunaikan ibadah haji dan umroh.

Selain menjadi tempat beribadah umat muslim, nyatanya negara ini juga memiliki berbagai ragam wisata kuliner timur tengah yang menggungah selera. Apalagi buat Anda yang menyukai makanan kaki lima. Nah buat Anda yang tengah menunaikan ibadah haji, umroh maupun tengah berjalan-jalan ke negara ini, Anda wajib mencicipi 7 street food khas Arab Saudi berikut ini.

1. Yughmish

Dari segi tampilannya, banyak yang mengira kalau street food khas Arab yang satu ini memiliki cita rasa yang manis. Padahal saat kamu menggigitnya, yugmish memiliki cita rasa yang gurih asin dengan tekstur agak renyah di luar namun lembut di dalam. Berbahan dasar tepung gandum, yughmish merupakan roti berisi daging lembut lalu dipanggang atau di pan fry hingga matang. Ukurannya yang tak begitu besar, membuat makanan ini menjadi snack yang dilahap untuk mengganjal perut. Buat Anda yang ingin mencoba yughmish, Anda bisa membelinya di siang hari.

2. Mutabbaq

Berbicara street food khas Arab pasti tak akan lepas dari yang namanya mutabbaq atau yang lebih dikenal di Indonesia dengan nama martabak telur. Mutabbaq awalnya sangat popular di Yaman dan menjadi salah satu kuliner pembuka yang popular di kerajaan Arab Saudi. Makanan ini terbuat dari tepung, mutabaq diisi dengan daging cincang, telur, daun bawang, tomat, jalapeno, peterseli dan bawang merah. Cita rasanya cenderung lebih pedas jika dibandingkan dengan martabak telur Indonesia.

3. Falafel

falafel menjadi salah satu street food khas Arab Saudi yang paling dikenal. Tidak hanya di Arab Saudi namun juga di mancanegara. Falafel termasuk ke dalam jenis kuliner tradisional yang bisa disantap oleh vegetarian karena terbuat dari biji faca atau buncis tanah, bawang bombay, parsley, bawang putih, tepung, dan aneka rempah lainnya.  Falafel disajikan bersama dengan salad, acar, dan saus pedas.

4. Luqaimat

Bercita rasa manis, makanan yang satu ini sekilas mirip dengan kue donat. Berbentuk bulat lonjong yang berwarna kecoklatan. Hanya saja, luqaimat cenderung kering di bagian luar dan lembut di bagian dalamnya. Sementara itu, gula meleleh di bagian luarnya membuat kue ini menjadi salah satu kue favorit di Arab Saudi saat Ramadhan. Kue ini cocok dijadikan dessert.

5. Batatis

Batatis merupakan makanan sejenis kentang goreng yang disajikan dengan unik dan berbeda di Arab Saudi. Banyak pedagang kaki lima yang menjajakan kentang goreng yang dibumbui dengan aneka rempah dengan saus pedas atau saus tomat. Aromanya yang lezat membuat siapapun tidak akan menolak untuk melahapnya.

6. Kulfi

Kulfi merupakan es krim yang terbuat dari susu full cream yang dibalut dengan khoa dan ditaburi kacang tanah yang dibekukan. Rasanya yang manis dan dingin membuat kudapan ini cocok menjadi kudapan setelah makan berat.

7. Manakish

Manakish sering dijuluki sebagai flat bread atau pizza mini dari Arab. Yang membuat unik dari street foodArab ini adalah toppingnya yang berisi aneka rempah-rempah (za’atar) seperti oregano, biji wijen, thyme, dan sumac. Manakish yang bercita rasa asin gurih ini biasanya disajikan bersama dengan yoghurt, salad, dan daging domba muda.

8. Malabari Paratha

Malabari paratha merupakan roti pipih yang berasal dari India. Meskipun begitu, kudapan ini juga banyak ditemukan di negara-negara Timur Tengah, Arab Saudi salah satunya. Umumnya, roti pipih ini disajikan dengan kari.

9. Lahoh

Lahoh adalah sebuah roti dengan bentuknya yang tipis dan bulat  mirip dengan pancake. Begitu juga dengan rasanya, manis dan lembut. Di Arab Saudi, lahoh biasanya dimakan dengan madu atau yoghurt.