Ikuti kami

Facebook
Instagram
Instagram
Artikel Informasi Penting

5 Makanan Tradisi Perayaan Maulid Nabi Muhammad di Indonesia. Nomor 3 Pasti Kamu Suka

Utama (2)

INFOHAJI.co.id – Sahabat InfoHaji, hari ini merupakan hari dimana umat Islam di seluruh belahan dunia merayakan momen kelahiran manusia termulia di dunia, yaitu Nabi Muhammad SAW.

Dalam perayaan Maulid Nabi, Indonesia memiliki tradisi tersendiri. Misalnya dalam makanan yang disajikan. Terlepas dari pro dan kontra perayaan peringatan maulid nabi, banyak tradisi unik di berbagai daerah di Indonesia dalam merayakan maulid nabi sebagai tanggal kelahiran nabi Muhammad Saw. Tradisi maulid nabi yang dirayakan setiap tanggal 12 Rabiul Awal biasanya ada hidangan makanan yang tersaji.

Nah, kira-kira makanan apa saja yang tersaji saat perayaan Maulid Nabi? Berikut ini 5 makanan tradisi perayaan maulid nabi di Indonesia yang dirangkum oleh tim InfoHaji:

  1. Bu Kulah dan Kuah Beulangong (Aceh)

  2. Bagi kamu mungkin makanan ini terdengar asing ya. Tapi siapa sangka bahwa makanan ini adalah makanan khas dari Aceh.

    Bu Kulah dan Kuah Beulangong merupakan diantara menu dalam tradisi maulid nabi atau upacara adat. Kedua menu ini hanya akan di jumpai di masjid atau balai kota saat merayakan acara maulid nabi.

    Bu Kulah merupakan menu nasi yang dibungkus dengan daun pisang. Sebelumnya daun pisang ditaburi dengan garam dan diisi nasi kemudian dibungkus dengan bentuk Piramida. Bu Kulah di sajikan dengan kuah Beulangong. Kuah Beulangong ialah Kuah Gulai, baik itu menggunakan daging sapi, kerbau, lembu, atau kambing yang dimasak di dalam Kuali Besar.

  3. Sumpil (Jawa Tengah)

  4. Sumpil? Terdengar asing pastinya. Sumpil merupakan makanan yang berbentuk ketupat. Keunikan ketupat ini memiliki ukuran yang lebih kecil dari ukuran ketupat lainya. Bahan pembungkus yang biasanya dari janur kuning, pembungkus Sumpil terbuat dari daun bambu dan bentuknya segitiga dengan garis horizontal. Biasanya disajikan dengan sambal kelapa atau serundeng.

    Nah, Sumpil ini banyak dibagikan oleh sebagian masyarakat di Jawa Tengah kepada tetangga atau kerabatnya dengan bertamu dengan memberikan Sumpil yang telah dibuatnya. Tradisi ini berlangsung pada tanggal 11 Rabiul awal selepas ashar hingga keesokan harinya.

  5. Nasi Kebuli (Jakarta)

  6. Nah, kalau makanan satu ini pasti kamu tahu. Bahkan masakah ini mudah sekali dijumpai di Jakarta.

    Nah, Masyarakat Betawi biasanya menyajikan Nasi Kebuli dalam perayaan Maulid nabi di masjid-masjid. Nasi Kebuli dihidangkan dalam nampan besar dan dimakan secara bersama-sama. Biasanya, satu nampan bisa diisi oleh 5-7 orang. Wah seru sekali pastinya ya.

  7. Male (Makasar)

  8. Male ini terbuat dari nasi ketan putih atau hitam dalam wadah plastik atau panci yang dihias dengan telur warna-warni dan bunga-bunga kertas dan beraneka lauk yang disimpan di tengah atau wadah besar. Male ini tidak hanya dijumpai pada saat maulid saja, tapi seringkali bisa dijumpai instansi-instansi sekolah dan pemerintahan. Sebab banyak juga yang mengadakan lomba membuat male.

  9. Nasi Suci Ulam Sari (Pacitan – Jawa Timur)

  10. Makanan khas maulid nabi di Pacitan yaitu Nasi Ulam Sari dalam makna jawa merupakan simbol permohonan masyarakat supaya dijauhkan dari mara bahaya dan diberkahi Tuhan dan disajikan pada malam 12 Rabiul Awal yang dibawa setiap kepala keluarga ke rumah toko masyarakat atau masjid kampung.

    Nah itulah ternyata beraneka ragam makanan khas perayaan maulid nabi yang ada di Nusantara, semoga kekayaan kuliner Nusantara tetap terjaga dan dilestarikan.