Ikuti kami

Facebook
Instagram
Instagram
Artikel Berita Haji & Umrah

5 Kesalahan Jamaah Wanita Ketika Umroh

wanita umroh

Menginjakkan kaki di Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah umroh tentu sudah menjadi impian setiap umat muslim. Ibadah ini menjadi pilihan alternatif para jamaah yang belum berkesempatan melaksanakan ibadah haji dikarenakan antrean calon pendaftar yang menggunakan sistem kuota hingga harus menunggu sampai belasan tahun.

Ketika melaksanakan ibadah umroh, ada banyak aturan yang wajib ditaati oleh para jamaah. Khususnya saat menjalani serangkaian aktivitas ibadah di Mekah dan Madinah.

Sayangnya, tidak semua jamaah memahami sepenuhnya ketentuan pelaksanaan ibadah umroh hingga tanpa sadar mereka telah melakukan beberapa kesalahan, khususnya bagi jamaah wanita.

1. Sering Berpikir Bahwa Ihram Mereka adalah Topi yang Dikenakan di Atas Kepala

Beberapa jamaah wanita masih belum memahami arti dari kata “ihram” yang sebenarnya. Biasanya mereka berpikir bahwa ihram adalah topi yang mereka kenakan di kepala. Alhasil, mereka tidak melepaskan ihram di kepalanya dalam keadaan apapun. Mereka menagnggap kalau melepasnya, maka ibadah tidak sempurna.

Padahal pemikiran seperti ini salah. Ihram bagi seorang wanita adalah pakaian biasa yang menutup seluruh anggota badan kecuali wajah dan telapak tangan dari pergelangan hingga ujung jari.

Ihram berarti niat untuk melaksanakan ibadah haji atau umroh ke Tanah Suci. Dengan berihram menandakan seseorang sudah mulai masuk untuk mengerjakan serangkaian ibadah haji maupun umroh. Itulah sebabnya para ulama berpendapat bahwa kita dapat mengubah ihram kita (yang berarti pakaian), dan diperbolehkan untuk mencucinya jika kotor. Mengganti ihram tentu saja tidak memengaruhi niat berhaji atau umroh orang tersebut.

2. Khawatir Rambut Akan Rontok

Memotong, mencabut, dan mencukur rambut rambut dengan sengaja adalah larangan yang tidak diperbolehkan ketika melaksanakan umroh. Ini memang mutlak tidak boleh dilakukan para jamaah. Namun, ketika rambut tersebut rontok apakah akan membatalkan ihram? Tentu saja tidak.

Rambut rontok adalah hal yang tidak sengaja terjadi. Tentu ini tidak akan membatalkan ihram. Allah tidak akan menghukum hambaNya hanya karena sesuatu perbuatan yang diluar kendali.

Ingat, larangan tersebut hanya berlaku ketika dilakukan dengan sengaja.

3. Selalu Berpikir, Hanya Orang Di luar atau Setelah Ihram yang Boleh Memotong Rambut

Banyak jamaah wanita yang berpikir bahwa hanya orang yang selesai Umroh saja yang bisa memotong rambut mereka dan merekamenolak untuk memotong rambut mereka sendiri. Pemikiran seperti ini jelas salah.

Anda lah yang seharusnya memotong rambut Anda sendiri ketika Tahalul. Seperti yang dijelaskan Nabi SAW ketika memerintahkan para sahabatnya, saat berakhirnya haji:

“Biarkan dia memotongnya (rambutnya sendiri) dan kemudian keluar dari ihram.” (Al-Bukhari, Muslim)

4. Tidak Pergi ke Jamarat atau Muzdalifah

Mabit di Muzdalifah dan Mina merupakan bagian dari rangkaian ibadah haji. Mabit di Muzdalifah artinya bermalam atau berhenti sejenak atau menginap di Muzdalifah pada malam 10 Dzulhijjah selepas wukuf di Arofah. Semua calon haji yang menginginkan ibadah hajinya sempurna dan mabrur di mata Allah SWT, harus memahami betul tentang Mabit di Muzdalifah dan Mina.

Di zaman Rasulullah SAW, yang tidak mabit di Muzdalifah hanyalah orang-orang yang kurang sehat atau ibu-ibu dengan usia lanjut, atau para pekerja pengairan zamzam. Sedangkan sat ini banyak jamaah, khususnya para wanita yang tidak mabit hingga pagi.
Mereka beralasan takut keramaian atau takut berdesak-desakan, mereka tidak memahami pentingnya melakukan lempar Jumroh oleh diri sendiri.

Padahal Allah telah memberkahi kesehatan pada hambaNya. Dan sudah sepatutnya kita sebagai hamba yang taat menjalankan setiap perintah yang diberikan. Masa sih ke Mall berjam-jam bisa, Mabit hanya semalam saja nggak bisa?

5. Berkerumun dengan laki-laki

Waspadalah ketika melakukan serangkaian ibadah umroh, seperti Thawaf, mencium Hajar Aswad, saat Sa’i atau ketika melempar jumroh. Bukan tidak mungkin Anda akan bertemu banyak jamaah laki-laki yang akan beraktivitas sama. Maka untuk melindungi diri Anda, cobalah melakukan rangkaian tersebut diwaktu yang aman dan luang.

Nah, bicara mengenai umroh bagi wanita. Bursa Sajadah menyediakan perlengkapan umroh yang lengkap lho. Dengan begitu, ibadah Anda akan lancar nantinya. Yuk segera mampir di website kami bursasajadah.com