Ikuti kami

Facebook
Instagram
Instagram
Artikel

20 Tahun Menabung, Penjaga Makam Berusia 91 Tahun Ini Berangkat Haji Bersama Sang Istri

Utama

Ibadah haji merupakan ibadah yang selalu didambakan oleh setiap muslim. Tak pandang tua maupun muda, kaya atau miskin. Dimanapun berada, ibadah yang sudah dilakukan berabad-abad lamanya, tak pernah sepi dari jamaah. Meski begitu, untuk bisa melakukan haji, dibutuhkan tekad yang kuat untuk bisa mewujudkannya.

Tekad itulah yang juga dimiliki oleh Ahmadi, veteran berusia 91 tahun. Profesinya yang hanya sekadar menjaga makam, ternyata tak sedikitpun membuatnya berkecil hati. Ia tetap memupuk dan berusaha agar kelak bisa beribadah ke tanah suci bersama sang istri.

Kakek asal Desa Gumelar Lor Kecamatan Tambak Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, ini telah dijadwalkan berangkat haji tahun ini. Dirinya juga menjadi calon jamaah haji tertua asal Banyumas, dan salah satu yang tertua dari Indonesia.

Menabung Selama 30 Tahun

1

Sumber: gentlemancode

Perjalanan Ahmadi untuk bisa sampai ke tanah suci bisa dikatakan penuh drama dan cerita. Sebab sebagai seorang veteran dan juru kunci, dirinya memiliki penghasilan yang tidak seberapa. Bahkan diakuinya, demi berangkat haji bersama sang istri, dirinya rela berhemat dan menabung selama 30-an tahun.

Namun, dengan ketekunannya mengolah sebidang lahan, tiap mendapat rezeki, ia menabung.

“Ya menabung sudah lama. Caranya ya menabung ada puluhan tahun,” katanya.

3 Kali Tak Mau Berangkat Demi Bersamai Istri

2

Sumber: Liputan6

Mengingat usianya yang sudah lanjut, Ahmadi memiliki kesempatan untuk berangkat lebih awal melalui program percepatan. Meski begitu, sambutan untuk berangkat haji ini ternyata dimentahkan olehnya lantaran ia tak bersama dengan istrinya, Sartoyah. Sementara Sartoyah diketahui masih harus menunggu pada tahun 2011 itu.

Rasa sayangnya terhadap istri membuat Ahmadi tak rela jika harus berangkat tahun 2011 dan meninggalkan istri tercinta di rumah. Akhirnya, Ahmadi rela menunggu hingga istrinya mendapat jadwal pada 2018 ini.

“Ya enggak mau berangkat haji sendirian,” ucap Ahmadi.

Akhirnya, yang ditunggu pun tiba. Ahmadi dan Sartoyah masuk daftar pemberangkatan haji tahun 2018 ini. Kepastian jadwal itu membuat Ahmadi bertambah semangat.Namun justru usia Ahmadi yang sudah lebih dari 90 tahun membuat dirinya disangsikan oleh banyak orang. Sebab ia menjadi salah satu calon jemaah haji tertua, di Indonesia.

Namun, jika melihat ke belakang tentang aktivitas kesehariannya, keragu-raguan itu seolah luntur. Sebab pada usianya yang sudah 91 tahun, ia kelihatan cekatan dan tampak kuat. Gerak tubuhnya saat berkebun membuatnya tetap dalam keadaan sehat bugar.

Di kebun, Ahmadi tampak luwes dan cekatan membersihkan rumput, menyiram tanaman, serta memanen sayur dan cabai. Dari hasil kebun ini lah, Ahmadi mengumpulkan uang tabungan untuk berangkat haji.

“Ya bagaimana caranya lah. Demi memenuhi panggilan Allah,” dia menuturkan, dengan bahasa Panginyongan alias Banyumasan.

Kesabaran Yang Menginspirasi

3

Sumber: Liputan6

Kesabaran Ahmadi menunggu sang istri juga membuat banyak orang terkagum-kagum kepadanya. Pasalnya, pada tahun 2011 dirinya pun sudah memasuki usia 84 tahun. Tak ada yang bisa menjamin bahwa Ahmadi masih hidup tahun 2018.

Namun, kecintaannya kepada istri dan pola hidup sehat yang dijalaninya, ternyata membuahkan hasil. Kakek yang memiliki 11 anak dan 21 cucu ini terjadwal untuk menunaikan haji pada 2018 ini.

Ahmadi tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 91. Rencananya, Ahmadi dan Sartoyah berangkat ke tanah suci melalui Embarkasi Solo pada 13 Agutus 2018 lalu.